Daerah
Antisipasi Praktik Pungutan, Seno Aji Minta Sekolah Hapuskan Tradisi Wisuda Mewah
Kaltimtoday.co, Samarinda - Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji meminta kepada seluruh sekolah untuk menghapuskan kebiasaan tradisi wisuda mewah. Ini merupakan upaya untuk antisipasi pungutan di sekolah, yang dinilai membebankan biaya lebih bagi orangtua siswa.
Berdasarkan aturan dari Permendikbud Nomor 75/2016 dan Surat Edaran Sekretaris Jendral Kemendikbud Nomor 14/2023, disebutkan bahwa sekolah dan komite sekolah dilarang menarik pungutan wajib kepada orangtua siswa serta menjadikan wisuda sebagai acara wajib dengan biaya yang dibebankan kepada siswa.
Terlebih, Gubernur Kaltim sebelumnya telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.3.1/7757/2024 yang juga mengingatkan sekolah untuk tidak menarik pungutan kegiatan wisuda ataupun sejenisnya.
"Kami tegaskan, tidak boleh ada pungutan untuk wisuda atau sebutan lainnya di sekolah negeri. Jika masih ditemukan, sekolah harus siap dievaluasi," ujar Seno Aji.
Untuk sekolah yang telah melakukan pungutan, Pemprov Kaltim telah memberikan teguran dan peringatan. Nantinya, Peraturan Gubernur (Pergub) bakal digodok untuk memperkuat regulasi pelarangan pungutan biaya wisuda.
"Kita sudah beri peringatan kepada mereka (Sekolah yang melakukan pungutan), nanti dibuatkan Pergub nya. Saat ini sedang dalam proses agar aturan ini memiliki dasar hukum yang kuat, sehingga tidak ada lagi orangtua yang terbebani dengan biaya wisuda," jelas Seno Aji.
Selain itu, Seno Aji ingin agar perayaan kelulusan atau wisuda dan semacamnya tidak menjadi tradisi dalam dunia pendidikan. Menurutnya, ajang tersebut tidak memiliki manfaat besar dalam perjalanan siswa di masa mendatang.
Ia menyebutkan, jika ingin merayakan prosesi wisuda, cukup merayakannya di sekolah aja. Sebab, wisuda merupakan momen sakral bagi siswa-siswi, bukan untuk ajang pamer kemewahan.
"Saya pikir kelulusan cukup kelulusan, kita tidak perlu berfoya foya, perjalanan mereka masih panjang, jadi kita minta mereka menghapuskan kebiasaan itu" pungkasnya.
[RWT]
Related Posts
- Kabut Asap Karhutla Picu 113.336 Kasus ISPA di 7 Provinsi, Balita Ikut Terdampak
- AHY, Pidato, dan Tafsir Politik
- Pesta Adat ERAU 2026 Makin Dekat, Persiapan Empat Venue Utama Dikebut
- BIFF 2026 Tak Sekadar Panggung Fashion, Dekranasda Bidik UMKM Kaltim Tembus Pasar Global
- Cara Cek Lokasi Orang Lain lewat Google Maps secara Real-Time dan Akurat









