Advertorial
Dispar Kaltim Fasilitasi Persekutuan Dayak Lewat Festival Pesona Borneo di 2024
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Pariwisata Kalimantan Timur berupaya memfasilitasi persekutuan dayak, melalui Festival Pesona Borneo pada 2024 mendatang. Nantinya, banyak sekali persembahan menarik untuk memperkenalkan kebudayaan yang ada di Bumi Etam.
Festival Pesona Borneo tersebut akan diselenggarakan selama empat hari, pada 25 - 28 Juli 2024 mendatang di GOR Kadrie Oening, Samarinda.
"Festival ini akan dibuat lumayan besar, dan sebenarnya mau di tahun ini, namun kami persiapkan untuk tahun depan saja supaya lebih matang," ungkap Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif, Awang Khalik pada Senin (13/11/2023l).
Festival tersebut masuk dalam 148 Calendar of Event (CoE) Dinas Pariwisata Kaltim yang sudah dilaunching pada Festival IKN di Yogyakarta beberapa hari lalu.
"Nanti yang hadir ada Persekutuan Dayak Indonesia, Brunei, hingga Malaysia. Penggeraknya dari perwakilan Kaltim sendiri," tuturnya.
Awang menyebut, nantinya ada kegiatan musyawarah adat, talawang, hingga penampilan dari sejumlah pelaku ekraf dari subsektor seni pertunjukan dan lainnya.
"Puncaknya, nanti akan mendatangkan artis ibu kota juga," tandasnya.
Kendati demikian, persekutuan Dayak Kaltim tengah mempersiapkan untuk festival akbar tersebut. Mulai dari perizinan, rundown, hingga persiapan lainnya.
"Harapannya, nanti masyarakat Kaltim bisa berpartisipasi dalam menyaksikan pertunjukan di Festival Pesona Borneo tahun depan," ujar Awang.
[RWT | ADV DISPAR KALTIM]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Lapangan Tolak Peluru SKOI Perlu Revitalisasi, KONI Siapkan Latihan Atlet di Berau
- YLBHI Desak Presiden Cabut Perpres 111/2025 dan Hentikan Persekusi Minoritas Gender
- Aliansi Perempuan Indonesia Kecam Persekusi SOGIE, Desak Evaluasi Aturan Diskriminatif
- AJI Indonesia Kecam Pengadangan Liputan di Pulau Obi dan Sikap Hotman Paris
- Sakti Gemas Didorong Jadi Pusat Layanan Digital Kaltim, Pemprov Fokus Perkuat Integrasi Data









