Advertorial
DLHK Kukar Pangkas Pohon Tua di Tenggarong Demi Keselamatan Warga
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kutai Kartanegara (DLHK Kukar) melakukan pemangkasan pohon di sejumlah titik di Kecamatan Tenggarong.
Langkah ini difokuskan pada pohon-pohon tua yang dianggap berpotensi membahayakan keselamatan pengendara, penerangan jalan umum (PJU), serta menindaklanjuti permintaan masyarakat.
Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo mengatakan, kegiatan pemangkasan sudah menjadi bagian dari perencanaan, bukan karena adanya insiden pohon tumbang yang menimpa warga di Tenggarong Seberang, beberapa waktu lalu.
"Sebetulnya enggak, kalau kita lihat dari mulai awal, sebelum seberang kan, yang Timbau sudah kita mulai. Jadi memang masuk dalam perencanaan kita," jelas Slamet, belum lama ini.
Ia menyebut, komunikasi dengan masyarakat di Tenggarong Seberang sudah dilakukan sebelum kejadian tersebut. Namun, keterbatasan tenaga membuat DLHK Kukar harus menyelesaikan pemangkasan secara bertahap di titik-titik prioritas.
"Mana yang perlu kita selesaikan, ya kita selesaikan, termasuk di Tenggarong Seberang nanti," tambahnya.
Menurut Slamet, titik rawan dengan lalu lintas padat seperti di sekitar Timbau hingga Tenggarong Seberang menjadi fokus utama. Pohon-pohon yang sudah tua dan bertahun-tahun tidak dipangkas juga masuk dalam prioritas.
"Insyallah di tahun depan jika anggaran terpenuhi, kita laksanakan semua di jalan-jalan protokol, dan poros itu kita rencanakan akan ditebang atau dipangkas," ungkapnya.
Saat ini, pemangkasan difokuskan di wilayah Tenggarong terlebih dahulu, sebelum diperluas ke kecamatan lain sesuai dengan ketersediaan anggaran.
[RWT | ADV DISKOMINFO KUKAR]
Related Posts
- Cara Cek Lokasi Orang Lain lewat Google Maps secara Real-Time dan Akurat
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional








