Daerah
Pemulihan Pasca Bencana Banjir, Kaltim Kirim Bantuan Rp 1 Miliar ke Sumatera Barat
Kaltimtoday.co, Samarinda - Di tengah upaya pemulihan pascabencana, Sumatera Barat menerima uluran tangan dari Kalimantan Timur. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1 miliar untuk membantu masyarakat terdampak banjir besar.
Bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy. Bukan sekadar angka, melainkan wujud kepedulian masyarakatnya terhadap saudara di daerah lain yang tengah diuji bencana.
Seno Aji mengatakan, dana bantuan berasal dari partisipasi masyarakat Kalimantan Timur yang disalurkan melalui program Kaltim Peduli. Menurutnya, empati warga Kaltim menjadi kekuatan utama dalam membantu Sumatera Barat bangkit kembali.
“Kami hanya menyampaikan amanah dari masyarakat Kalimantan Timur. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatra Barat yang sedang dalam proses pemulihan,” ujar Seno Aji.
Ia menegaskan, solidaritas antardaerah merupakan nilai penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama saat menghadapi bencana. Seno Aji berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
“Bencana bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk saling membantu dan menguatkan, tanpa melihat batas wilayah,” tambahnya.
Bagi Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, kehadiran Pemprov Kaltim di masa sulit ini memiliki makna tersendiri. Wakil Gubernur Sumatra Barat Vasko Ruseimy menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan sejak masa bencana hingga fase pemulihan.
“Perhatian dan bantuan dari Kalimantan Timur sangat berarti bagi masyarakat kami. Ini menjadi penguat semangat untuk bangkit bersama,” ucap Vasko.
Pertemuan kedua pemerintah daerah ini menjadi pengingat bahwa jarak geografis tak menghalangi solidaritas. Di tengah upaya pemulihan pascabencana, kerja sama dan kepedulian antardaerah menjadi fondasi penting untuk saling menguatkan.
[RWT]
Related Posts
- BIFF 2026 Tak Sekadar Panggung Fashion, Dekranasda Bidik UMKM Kaltim Tembus Pasar Global
- BI Kaltim Dorong Digital Farming, Hasil Panen Padi Melonjak Jadi 6,95 Ton per Hektare
- Lepas Kontingen Menuju Kejurnas, Perbasasi Kaltim Dorong Regenerasi Atlet Softball Putri untuk Kembali ke Jalur Juara
- Putaran Pertama Pilrek Unmul 2026, Senat Tetapkan 3 Nama Calon Rektor
- Tak Masuk Usulan Awal Porprov, 5 Cabor Kaltim Tetap Bertanding dengan Biaya Mandiri









