Gaya Hidup
5 Makanan Penurun Kortisol untuk Atasi Stres, Wajib Coba!
Kaltimtoday.co - Stres yang berkepanjangan tidak hanya mengganggu pikiran, tetapi juga memicu lonjakan hormon kortisol dalam tubuh. Jika dibiarkan, kadar kortisol yang tinggi dapat merusak kualitas tidur, menurunkan fokus, hingga memicu penumpukan lemak perut.
Kortisol sebenarnya berfungsi mengatur tekanan darah dan respons imun. Namun, saat tubuh terus berada dalam mode siaga akibat tekanan aktivitas sehari-hari, metabolisme tubuh pun mulai terganggu.
Kabar baiknya, Anda bisa menekan lonjakan hormon stres ini melalui asupan nutrisi harian. Berikut adalah daftar makanan penangkal stres yang membantu menstabilkan sistem saraf Anda.
Sayuran Hijau dan Kacang-kacangan sebagai Penenang Saraf
1. Sayuran Hijau (Bayam dan Kangkung)
Sayuran seperti bayam dan kangkung kaya akan magnesium. Mineral ini berperan penting dalam menjaga stabilitas sinyal antar sel saraf di otak, sehingga tubuh tidak mudah masuk ke mode siaga berlebihan.
2. Kacang-kacangan
Sama seperti sayuran hijau, kacang-kacangan membantu mengatur respons tubuh terhadap tekanan. Berdasarkan studi dalam jurnal Clinical Endocrinology, asupan magnesium yang cukup memastikan aktivitas saraf tetap stabil meski di bawah tekanan stres.
Manfaat Cokelat Hitam dan Teh untuk Suasana Hati
3. Cokelat Hitam (Dark Chocolate)
Cokelat hitam mengandung polifenol yang tinggi. Senyawa ini dikenal efektif membantu mengatur aktivitas otak yang berkaitan dengan suasana hati dan menurunkan tingkat kecemasan secara alami.
4. Teh (Teh Hijau atau Hitam)
Teh memiliki kandungan L-theanine, sebuah asam amino yang memberikan efek rileks pada sistem saraf pusat. Menikmati secangkir teh hangat setelah beraktivitas di Samarinda yang padat bisa menjadi cara sederhana menurunkan kortisol.
5. Makanan Kaya Probiotik
Kesehatan usus sering disebut sebagai "otak kedua" manusia. Mengonsumsi makanan hasil fermentasi membantu menyeimbangkan mikrobioma usus yang secara langsung memengaruhi cara otak merespons stres.
Pentingnya Menjaga Keseimbangan Hormon
Normalnya, tubuh memproduksi 8 hingga 30 mg kortisol per hari untuk energi. Namun, pola makan yang buruk dan kurang istirahat dapat membuat angka ini melonjak drastis.
Dengan rutin mengonsumsi makanan sehat di atas, Anda memberikan ruang bagi tubuh untuk kembali ke kondisi stabil secara bertahap. Jangan lupa imbangi dengan pola tidur yang teratur agar kesehatan mental dan fisik tetap terjaga optimal.
Informasi lain terkait lingkungan bisa kunjungi dlh-kotabumi.aisyiyahduri.sch.id untuk meningkatkan pemahaman Anda.
Related Posts
- Jadwal Bioskop Trans TV 25-31 Mei 2026: Ada Spesial Iduladha The Message hingga Edge of Tomorrow
- Diduga Distorsi Sejarah, Petisi Boikot Drakor Perfect Crown yang Dibintangi IU dan Byeon Woo Seok Tembus Puluhan Ribu
- Soroti Pelarangan Film Pesta Babi, Amnesty International Indonesia Sebut Bentuk Pembungkaman Kritik Papua
- Rekomendasi Drakor dengan Karakter Cowok Green Flag yang Sukses Sembuhkan Trauma
- 5 Makanan yang Perlu Dikonsumsi untuk Mencegah Kolesterol Tinggi









