Gaya Hidup
7 Gejala Awal Penyakit Ginjal yang Sering Diabaikan, Cek Sekarang!
Kaltimtoday.co - Ginjal memiliki peran vital dalam tubuh manusia, mulai dari menyaring limbah, racun, hingga cairan berlebih dari darah. Namun, banyak orang tidak menyadari adanya kerusakan organ ini hingga mencapai stadium lanjut.
Penyakit ginjal sering kali muncul tanpa gejala pada tahap awal. Padahal, mengenali tanda-tanda kecil sejak dini bisa mencegah risiko gagal ginjal yang lebih parah di masa depan.
Dikutip dari laman Healthline dan penjelasan medis, berikut adalah beberapa tanda awal penyakit ginjal yang perlu Anda waspadai.
Gejala yang Terlihat pada Urine dan Kulit
1. Urine Berbusa
Kondisi ini menandakan adanya protein yang bocor ke dalam urine atau disebut proteinuria. Berbeda dengan gelembung biasa, busa akibat protein cenderung menetap dan sulit hilang meski sudah disiram berkali-kali.
Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Nefrologi Indonesia, Dr. dr. Pringgodigdo Nugroho, Sp.PD-KGH, menyebut urine berbusa menunjukkan kadar albumin yang tinggi. "Biasanya berwarna kemerahan itu karena ada darah. Darah bisa dari ginjalnya atau dari salurannya," ungkap dr. Pringgodigdo.
2. Kulit Gatal secara Terus-menerus
Bukan sekadar masalah luar, kulit gatal bisa menjadi sinyal ketidakseimbangan mineral dalam darah. Hal ini sering terjadi ketika ginjal tidak lagi mampu menjaga keseimbangan nutrisi dan mineral yang mendukung kesehatan tulang serta kulit.
3. Sering Buang Air Kecil di Malam Hari
Jika Anda sering terbangun di malam hari hanya untuk buang air kecil (nokturia), ini bisa menjadi tanda adanya penumpukan cairan yang tidak tersaring sempurna. Kondisi ini jika dibiarkan dapat memicu insomnia dan kelelahan kronis.
Pembengkakan dan Kelelahan Akut
4. Pembengkakan (Edema)
Ketika ginjal gagal membuang kelebihan cairan, tubuh akan mengalami pembengkakan. Gejala ini biasanya terlihat jelas pada bagian kaki, pergelangan kaki, hingga telapak tangan atau wajah.
5. Kelelahan dan Sulit Berkonsentrasi
Penurunan fungsi ginjal sering dibarengi dengan komplikasi anemia. Hal inilah yang membuat pengidapnya merasa cepat lelah, lemas, dan sulit fokus dalam beraktivitas sehari-hari.
6. Nyeri Tulang dan Sendi
Ginjal bertanggung jawab menjaga hormon yang penting bagi kesehatan tulang. Pada stadium tertentu, pengidap gangguan ginjal akan sering merasakan nyeri pada area persendian.
7. Sesak Napas (Dispnea)
Penumpukan cairan di paru-paru akibat fungsi ginjal yang terganggu dapat menyebabkan sesak napas. Kondisi ini biasanya semakin terasa saat penderita melakukan aktivitas fisik ringan.
Penyebab Utama dan Kapan Harus ke Dokter?
Penyakit ginjal umumnya dipicu oleh kondisi kesehatan lain seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes, kolesterol tinggi, hingga penggunaan obat-obatan jangka panjang tanpa pengawasan medis.
Dr. Pringgodigdo mengingatkan bahwa kasus gagal ginjal pada usia muda sering berawal dari peradangan yang tidak terdeteksi. "Bisa diketahuinya hanya dengan pemeriksaan urine, karena sering kali tidak ada gejala," pungkasnya.
Segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat di kota Anda jika mengalami pembengkakan yang tak kunjung sembuh, sesak napas, atau perubahan drastis pada frekuensi buang air kecil. Deteksi dini adalah kunci keselamatan fungsi organ Anda.
Informasi lain terkait lingkungan bisa kunjungi dlh-sukadana.aisyiyahduri.sch.id untuk meningkatkan pemahaman Anda.
Related Posts
- Soroti Pelarangan Film Pesta Babi, Amnesty International Indonesia Sebut Bentuk Pembungkaman Kritik Papua
- Rekomendasi Drakor dengan Karakter Cowok Green Flag yang Sukses Sembuhkan Trauma
- 5 Makanan yang Perlu Dikonsumsi untuk Mencegah Kolesterol Tinggi
- 6 Obat Asam Lambung Alami: Kunyit, Madu, hingga Jahe
- 5 Cara Sarapan Pagi untuk Turunkan Kolesterol Jahat









