Advertorial
Australia dan Kaltim Siap Kolaborasi Tingkatkan Industri Peternakan di Kukar
Kaltimtoday.co, Samarinda - Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim, Puguh Harjanto mengatakan pihak Australia kembali menaruh ketertarikan untuk berinvestasi. Kali ini, sektor peternakan yang dilirik.
"Kami butuh sektor yang baru, karena perhatiannya juga di luar sektor migas dan batu bara, jadi kami mau maksimalkan sektor peternakan. Australia kan juga punya pengalaman di sana," ungkap Puguh.
Dalam waktu dekat, Puguh menyebut pihaknya akan segera melakukan pertemuan dengan pihak Australia. Terutama untuk membahas lebih lanjut lokus mana yang akan dipilih nantinya.
"Setelah diskusi, akan coba kami koordinasikan dengan OPD lain, termasuk di kabupaten dan kota," sambungnya.
Puguh mengatakan, sektor peternakan memang yang paling menjanjikan untuk dilakukan oleh Australia dan Indonesia, khususnya Kaltim. Apalagi, Kaltim perlu persiapan untuk suplai kebutuhan jika Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah resmi pindah.
"Potensi IKN ini juga akan dilihat dari segi peningkatan kebutuhannya. Menurut saya, ini sangat memungkinkan dan bisa dikerjasamakan dengan sektor-sektor lain seperti perkebunan hingga perikanan," tambah Puguh.
Puguh berharap, sektor peternakan itu setidaknya bisa terealisasi pada akhir tahun ini. Terkait lokasi untuk pengembangan sektor peternakan itu, sejauh ini yang dipertimbangkan adalah Kutai Kartanegara (Kukar).
"Kami akan coba cari tahu sejauh mana keseriusan mereka. Nanti kami akan ada pertemuan-pertemuan juga. Harapan kami, ini bisa berjalan maksimal," tandasnya.
[RWT | ADV DPMPTSP KALTIM]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil









