Advertorial
Budiono Luruskan Soal Penambahan Anggaran Rp 80 Miliar
Kaltimtoday.co, Balikpapan - Setelah mendapat protes dari pihak tertentu karena menyoroti tambahan anggaran untuk proyek Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal sebesar Rp 80 miliar, yang sebelumnya disampaikan dalam rapat paripurna pada Senin (18/09/2023) kemarin, Wakil Ketua DPRD Balikpapan Budiono, akhirnya mengklarifikasi pernyataannya.
“Jadi rapat paripurna kemarin, yakni jawaban wali kota, terhadap pandangan umum fraksi-fraksi yang disampaikan berita anggaran Rp 80 miliar, itu dialokasikan pemerintah kota untuk proyek DAS Ampal,” kata Budiono kepada wartawan di Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Selasa (19/9/2023).
Anggaran tersebut, terang Budiono, adalah dana dari pusat, yang tentunya berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Jadi dirinya menyampaikan bahwa anggaran tersebut untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan multi years di DAS Ampal.
Artinya bukan penambahan anggaran baru. Tapi kalau di pemandangan umumnya, ujar politisi PDI Perjuangan ini, pemkot memenuhi kebutuhan pembiayaan multi years di proyek DAS Ampal, yang totalnya saat itu diskemakan pembayarannya setiap tahun anggaran, ada murni dan perubahan.
“Bukan tambahan anggaran baru intinya. Jadi tambahan Rp 80 miliar tersebut bukan anggaran baru, tetapi anggaran tersebut masih masuk dalam anggaran proyek DAS Ampal sebesar Rp 136 miliar,” tutup Budiono.
[RWT | ADV DPRD BALIKPAPAN]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Promo Awal 2026: PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik, Ini Syarat dan Caranya
- Semarak Finale Party Glorience Smaridasa ke 28, Panggung Bakat Siswa hingga Apresiasi Guru
- Soal Penataan Lapak Pasar Pagi, Pedagang Sarankan Berbasis Arus Pembeli dan Perputaran Uang
- Tongkang Tabrak Jembatan Mahulu, Polisi Periksa 8 Saksi
- Rencana Buka Prodi Baru Tak Mudah, Unikarta Terkendala SDM dan Infrastruktur








