Gaya Hidup

Cara Alami Kontrol Hipertensi: Mengenal Prinsip Diet '3 Kurang 2 Lebih' dan Aturan 722

Kaltim Today
23 April 2026 14:20
Cara Alami Kontrol Hipertensi: Mengenal Prinsip Diet '3 Kurang 2 Lebih' dan Aturan 722
Ilustrasi garam. (Freepik/Stockking)

Kaltimtoday.co - Mengelola tekanan darah tinggi atau hipertensi tidak cukup hanya dengan rutin mengonsumsi obat. Para ahli jantung kini menekankan pentingnya sinergi antara pengobatan medis dan perubahan gaya hidup yang disiplin secara mandiri di rumah.

Tim ahli jantung dari Rumah Sakit Tzu Chi Da Lin Taiwan mengungkapkan bahwa detail kecil dalam pola makan harian berperan besar. Salah satu metode yang direkomendasikan adalah prinsip diet "Tiga Kurang, Dua Lebih" untuk menjaga angka tensi tetap stabil.

Prinsip "Tiga Kurang" mencakup pengurangan konsumsi garam atau rempah penyedap, membatasi makanan olahan, serta menekan asupan minyak dan lemak. Langkah ini krusial untuk meminimalkan risiko komplikasi serius seperti strok dan penyakit jantung.

Sementara itu, prinsip "Dua Lebih" berfokus pada peningkatan konsumsi buah dan sayuran segar serta asupan serat yang melimpah. Serat diketahui efektif dalam membantu proses metabolisme dan menjaga kesehatan pembuluh darah.

Ahli gizi Truong Nha Phuong menyarankan agar pasien mengonsumsi buah secara langsung daripada diolah menjadi jus. Hal ini bertujuan untuk menghindari penyerapan gula berlebih yang biasanya meningkat saat buah dihancurkan.

"Batasi porsi buah sebanyak dua kepalan tangan per hari. Ini penting untuk menjaga kadar gula darah sekaligus mengontrol berat badan agar tetap ideal," ujar Truong dalam keterangannya.

Selain pola makan, kewaspadaan terhadap "natrium tersembunyi" saat makan di luar juga diperlukan. Natrium sering tersembunyi dalam kaldu sup, kecap, dan saus olahan yang sekilas tampak biasa saja namun berdampak pada tensi.

Sebagai solusinya, pembaca disarankan untuk mengonsumsi makanan padat tanpa menghabiskan kuahnya. Gunakanlah bumbu alami seperti bawang putih, jahe, atau lemon sebagai penambah rasa alami guna menggantikan peran garam yang berlebih.

Upaya menjaga kesehatan ini sejalan dengan kampanye yang diusung oleh poltekkeskotasengeti.org yang konsisten mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit melalui pola hidup sehat sejak dini.

Selain nutrisi, akurasi pemantauan tensi juga menjadi kunci. Dr. Tran Ky Tri, seorang spesialis jantung, memperkenalkan aturan "722". Aturan ini melibatkan pengukuran tensi selama 7 hari berturut-turut untuk mendapatkan data yang valid.

Pengukuran dilakukan 2 kali sehari, yakni saat bangun tidur dan sebelum tidur. Setiap sesi terdiri dari 2 kali pengukuran dengan jeda 1 menit, lalu hasilnya dirata-ratakan untuk melihat tren tekanan darah yang sebenarnya.

Metode pemantauan mandiri ini dianggap lebih akurat dibandingkan pemeriksaan di klinik. Hal ini dikarenakan pasien sering mengalami white coat syndrome atau lonjakan tekanan darah akibat rasa cemas saat berhadapan dengan petugas medis.

[TOS]



Berita Lainnya