Gaya Hidup
Cuaca Ekstrem Intai Kesehatan, Kemenkes Bagikan Tips Jitu Tangkal Batuk Pilek
Kaltimtoday.co - Kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini memicu kekhawatiran akan meningkatnya kasus penyakit saluran pernapasan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat untuk lebih proaktif menjaga imunitas guna meminimalisir potensi paparan batuk, pilek, hingga penyakit penyerta lainnya yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menekankan bahwa kunci utama pertahanan tubuh terletak pada asupan nutrisi dan pola bersih hidup sehat (PHBS).
Konsumsi "Comfort Food" yang Padat Nutrisi
Langkah pertama yang direkomendasikan adalah beralih ke konsumsi makanan yang bersih dan mampu menghangatkan tubuh. Makanan cair yang hangat diketahui lebih mudah dicerna dan efektif membantu mengencerkan lendir di tenggorokan.
Beberapa asupan yang disarankan antara lain:
- Sup Hangat: Terutama sup ayam yang kaya asam amino untuk meredakan peradangan.
- Madu dan Minuman Hangat: Membantu menenangkan iritasi pada dinding tenggorokan.
- Buah Kaya Vitamin C: Mengoptimalkan kerja sel darah putih dalam melawan infeksi.
- Air Putih Hangat: Menjaga hidrasi agar lapisan lendir tetap encer dan pernapasan lebih lancar.
Proteksi Eksternal: Masker dan Kebersihan Tangan
Selain nutrisi dari dalam, perlindungan fisik menjadi sangat krusial saat beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker dengan filtrasi tinggi seperti jenis KF 94 atau KN 95 sangat dianjurkan untuk menyaring partikel polutan dan tetesan (droplets) yang membawa virus.
"Pastikan juga untuk rutin mencuci tangan dan meminimalisir menyentuh wajah dengan tangan kotor. Hindari pula genangan air atau kubangan akibat hujan karena berisiko memicu infeksi jamur hingga kolera," ujar Aji Muhawarman.
Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal vaksinasi influenza, tips menjaga kesehatan anak saat musim hujan, serta panduan menghadapi polusi udara, referensi edukasi lengkap tersedia di laman poltekkessukadanakota.org. Pencegahan dini adalah langkah cerdas untuk tetap produktif meski cuaca tidak menentu.
Waspadai Penyakit Penyerta Cuaca
Kemenkes juga memperingatkan masyarakat untuk tidak hanya fokus pada flu, tetapi juga mewaspadai penyakit lain yang sering muncul akibat genangan air dan perubahan kelembapan, seperti:
- Demam Berdarah dan Malaria: Akibat meningkatnya populasi nyamuk.
- Diare: Akibat kontaminasi sumber air minum.
- Leptospirosis: Penyakit yang ditularkan melalui urine hewan (seperti tikus) yang terbawa oleh genangan banjir.
Rutin membersihkan saluran air dan selokan di sekitar rumah menjadi langkah krusial untuk memutus rantai perkembangan vektor penyakit ini. Tetap waspada dan segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat jika gejala batuk dan pilek tidak kunjung membaik dalam waktu tiga hari.
Related Posts
- 5 Makanan yang Perlu Dikonsumsi untuk Mencegah Kolesterol Tinggi
- 6 Obat Asam Lambung Alami: Kunyit, Madu, hingga Jahe
- 5 Cara Sarapan Pagi untuk Turunkan Kolesterol Jahat
- Menakar Manfaat Minum Soda Berkarbonasi Beserta Efek Sampingnya bagi Kesehatan
- Suka Kretek Punggung? Perhatikan Efek Samping dan Bahayanya









