Samarinda
Disdik Samarinda Umumkan 8 Sekolah Sebagai Pemenang Lomba FL2SN
Kaltimtoday.co, Samarinda - Meski digelar secara daring karena pandemi Covid-19, Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Samarinda tetap antusias. Siswa dari sekolah menengah pertama berlomba-lomba untuk menang dan mewakili Samarinda ke tingkat provinsi.
Hasilnya sejumlah sekolah berhasil keluar sebagai juara dan mewakili Samarinda ke tingkat Kaltim. Selanjutnya mereka yang lolos akan bersaing ke tingkat nasional.
Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda mengumumkan pemenang lomba seni yang digelar rutin setiap tahun tersebut.
Kepala Disdik Samarinda, Asli Nuryadin mengumumkan melalui Surat Keputusan Kepala Disdik Samarinda bernomor 421.3/4415/100.01/2021, setidaknya terdapat delapan sekolah yang berbeda masuk dalam nominasi juara yang akan melanjutkan ke babak penyisihan di tingkat provinsi.
“Tentunya kegiatan ini merupakan upaya memberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas dalam penguaatan pendidikan karakter dan potensi seni peserta didik,” sebutnya dalam SK tersebut.
Asli menyebutkan delapan sekolah tersebut yaitu SMPN 22, SMPN 21, SMP Katolik Fransiskus Asisi, SMP Kristen Sunodia, SMP Fastabiqul Khairat, SMPN 2, SMPN 1, SMPN 10, sekolah-sekolah tersebut juga mengikuti cabang perlombaan yang berbeda.
“Ada empat cabang perlombaan seni yaitu festival musik tradisional, festival tari, lomba menyanyi solo dan lomba desain poster,” tuturnya.
Ia menyebutkan, bahwa sejumlah sekolah yang berhasil membawa pulang juara I, II dan III nantinya akan mewakili Samarinda dalam penyisihan babak di tingkat Kaltim yang pastinya akan diikuti oleh perwakilan daerah-daerah lain yang ada di Kaltim.
[TOS | ADV DISDIK SAMARINDA]
Related Posts
- Keterbatasan Anggaran, DPRD Samarinda Prioritaskan Perbaikan Sekolah Rusak Ringan
- DPRD Samarinda Dorong Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga hingga Pemerintah
- DPRD Samarinda Prioritaskan Perbaikan Penerangan Jembatan Achmad Amins Lewat APBD Perubahan
- Tekan Angka Pengangguran, Helmi Abdullah Minta Job Fair di Samarinda Digelar Rutin
- Komisi IV Minta DP2PA Perkuat Skrining Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak









