Politik

Saefuddin Zuhri Diproyeksikan NasDem Lanjutkan Kepemimpinan Samarinda

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 10 September 2026 11:37
Saefuddin Zuhri Diproyeksikan NasDem Lanjutkan Kepemimpinan Samarinda
Usai Rapat Koordinasi NasDem Kota Samarinda mengusung Saefuddin Zuhri maju dalam pemilihan Wali Kota Samarinda. (Vico/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Partai NasDem mulai memanaskan peta politik menuju Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) Samarinda. DPD NasDem Kota Samarinda mengerucutkan dukungan internal kepada Saefuddin Zuhri sebagai figur yang diproyeksikan maju sebagai calon wali kota pada periode mendatang.

Nama Saefuddin yang kini menjabat Wakil Wali Kota Samarinda dinilai menjadi pilihan paling realistis untuk melanjutkan kepemimpinan di Kota Tepian setelah Wali Kota Samarinda Andi Harun memasuki periode kedua dan tidak dapat kembali mencalonkan diri untuk posisi yang sama.

Ketua DPD NasDem Samarinda Joha Fajal mengatakan, dorongan terhadap Saefuddin muncul dari pembahasan internal partai bersama jajaran pengurus DPC di tingkat kecamatan.

Menurutnya, pengalaman Saefuddin mendampingi Andi Harun dalam pemerintahan menjadi salah satu pertimbangan utama NasDem untuk mulai menyiapkan kader menghadapi kontestasi berikutnya.

"Karena Pak Andi Harun sudah dua periode dan secara otomatis tidak ikut lagi sebagai calon wali kota, kami bersama pengurus DPC menyampaikan: bagaimana kalau kader kita yang sekarang jadi wakil wali kota kita dukung maju jadi wali kota," ujar.

Joha menyebut struktur partai di tingkat kecamatan menilai Saefuddin layak melanjutkan program pemerintahan yang telah berjalan. Karena itu, NasDem Samarinda ingin mengonsolidasikan dukungan internal sebelum arah pencalonan ditentukan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

"Pengurus DPC melihat keberhasilan Pak Saefuddin Zuhri sebagai kader NasDem mendampingi Pak Wali Kota Andi Harun sudah sangat berhasil. Maka tidak ada salahnya kami memperjuangkan beliau untuk melanjutkan kepemimpinan ini," katanya.

Ia menegaskan, NasDem Samarinda berupaya mengusulkan satu nama agar tidak terjadi persaingan antarkader ketika keputusan pencalonan nantinya berada di tangan DPP.

"Supaya saat ada perintah dari DPP, kita sudah sepakat hanya mengusung satu kader terbaik, yaitu Saefuddin Zuhri," tegas Joha.

Dukungan tersebut mendapat respons positif dari Saefuddin. Ia menyatakan siap menjalankan aspirasi kader apabila nantinya mendapat mandat partai untuk maju dalam Pilwakot Samarinda.

"Aspirasi dan dinamika ini tentunya saya perhatikan. Insyaallah saya siap untuk bagaimana perjuangan itu bisa terlaksana dengan baik. Sebagai kader partai, kami siap," kata Saefuddin.

Jika mendapat tiket pencalonan, Saefuddin mengatakan arah pembangunan Samarinda ke depan akan tetap bertumpu pada keberlanjutan program yang telah berjalan. Program yang belum selesai akan dilanjutkan, sementara kebijakan yang dinilai berhasil akan dipertahankan dan dikembangkan.

"Program yang ada kan terus berjalan. Tentunya mana yang belum terlaksana nanti diselesaikan, yang sudah baik diperhatikan, dan mana yang perlu ditambah ya kita tambah," ujarnya.

Di tengah mulai munculnya nama-nama lain dalam bursa Pilwakot Samarinda, Saefuddin memilih tidak terburu-buru membangun pertarungan terbuka. Salah satu figur yang mulai disebut adalah Helmy dari Partai Gerindra.

Saefuddin mengatakan komunikasi politik dengan berbagai pihak tetap berjalan. Menurutnya, kontestasi Pilwakot nantinya membutuhkan komunikasi dan kesepakatan politik lintas kelompok.

"Komunikasi terus berjalan baik dengan semua teman-teman dan figur yang ada di Kota Samarinda. Karena untuk menentukan sesuatu tentu butuh kesepakatan besar demi perbaikan kota," pungkasnya.

[RWT]



Berita Lainnya