DPRD SAMARINDA
DPRD Bakal Tinjau Sekolah Rakyat, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Fasilitas Siap
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Samarinda mengalami penundaan selama dua pekan akibat pembangunan fasilitas yang belum rampung. Meski demikian, proses belajar mengajar dipastikan tetap berjalan sesuai rencana.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan penundaan tersebut dipengaruhi karakteristik Sekolah Rakyat yang berbeda dengan sekolah reguler. Selain menerapkan kurikulum nasional, sekolah tersebut juga dilengkapi fasilitas penunjang seperti asrama yang harus siap digunakan sebelum peserta didik mulai mengikuti kegiatan.
"Kalau bicara Sekolah Rakyat memang ada perbedaan. Kurikulumnya tetap mengacu pada kurikulum pendidikan yang berlaku, tetapi mereka juga memiliki fasilitas asrama dan sarana pendukung lainnya. Karena pembangunannya belum selesai, pelaksanaan MPLS akhirnya ditunda," ujar Novan.
Ia menjelaskan, penundaan hanya berlaku pada rangkaian kegiatan awal, termasuk MPLS bagi peserta didik baru. Sementara proses belajar mengajar bagi siswa yang sudah berjalan maupun kelas baru diperkirakan tetap dapat dilaksanakan sesuai jadwal.
"Belajar mengajar kemungkinan tetap berjalan. Yang tertunda hanya kegiatan-kegiatan awal seperti MPLS karena menunggu kesiapan fasilitas," katanya.
Novan menambahkan, Komisi IV DPRD Samarinda juga akan melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat, khususnya pada jenjang sekolah dasar.
Selain melihat kesiapan fasilitas, DPRD juga ingin memastikan sasaran program tersebut benar-benar menyasar masyarakat yang berhak, terutama anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan rendah.
"Kami ingin melihat sebaran peserta didik, terutama yang berasal dari kelompok desil 1, agar program ini benar-benar tepat sasaran," pungkasnya.
[RWT | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Sengketa Bagi Hasil Rp25,9 Miliar, Petani Tim 37 Kaubun Menanti Putusan Banding
- Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi
- Karhutla Berulang di Kalimantan, Koalisi PWYP Tagih Akuntabilitas Pemerintah dan Pemegang Izin
- Disnaker Tolak Pencatatan SPK Unmul, Serikat Pekerja Siapkan Sanggahan Ketiga hingga Rencana Hukum Lanjutan
- Boyong 58 Peserta ke Toraja Utara, PKBGT Klasis Kaltimteng Targetkan Hasil Terbaik di Prawira PKBGT 2026









