Advertorial
DPRD Berau Tanggapi Keluhan Warga soal Infrastruktur, Pemkab Diminta Perkuat Koordinasi
Kaltimtoday.co, Berau - Anggota Komisi III DPRD Berau, Rahman, menanggapi berbagai keluhan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur di daerah. Menurutnya, meski capaian pembangunan selama ini cukup baik, masih ada sejumlah proyek yang menuai sorotan karena cepat mengalami kerusakan setelah selesai dikerjakan.
Oleh karena itu, Rahman menilai perlu pematangan dan kajian yang mendalam ketika hendak membangun sesuatu agar infrastruktur tersebut bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama.
"Perlu juga turut diperhatikan, masyarakat harus ikut merawat, karena ketika itu telah dibangun, maka tanggung jawab selanjutnya bagaimana masyarakat sekitar menjaga," katanya.
Dirinya mengatakan, sektor lain yang saat ini juga menghadapi tantangan adalah pendidikan, karena keluhan masyarakat tak hanya soal pembangunan jalan tetapi juga fasilitas sekolah.
Berdasarkan pengamatannya, masih banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan secara maksimal. Begitu pula fasilitas kesehatan.
"Jangan sampai kita fokus untuk pembenahan akses tapi lupa dengan sarana dan prasarana lainnya," imbuhnya.
Kabupaten Berau yang kini berusia 72 tahun, kata Rahman, masih menghadapi tantangan pemerataan pembangunan. Karena itu, anggota dewan dari dapil dua ini menyarankan agar pemerintah daerah lebih aktif menjalin koordinasi dengan pemerintah provinsi dan kementerian.
Hal ini penting agar proyek pembangunan yang bukan menjadi kewenangan kabupaten bisa tetap dijalankan sesuai tupoksi masing-masing.
"Saya rasa itu sudah dijalankan, tapi ketika Berau sudah menjadi sasaran pembangunan, maka pembangunan pasti berjalan," tandasnya.
[MGN | ADV DPRD BERAU]
Related Posts
- Pesta Adat ERAU 2026 Makin Dekat, Persiapan Empat Venue Utama Dikebut
- Cara Cek Lokasi Orang Lain lewat Google Maps secara Real-Time dan Akurat
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data








