Advertorial
Dukung Ketahanan Pangan, PT Wana Hijau Pesaguan Luncurkan Program CSR Multi Usaha Kehutanan
Kaltimtoday.co - PT Wana Hijau Pesaguan (PT WHP), anak perusahaan PT Nawasena Hijau Lestari, resmi meluncurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) berbasis Multi Usaha Kehutanan (MUK). Program ini difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus bersinergi dengan program pemerintah pusat dalam mendukung ketahanan pangan nasional, Sabtu (28/2/2026).
Terdapat dua program utama yang dijalankan PT WHP dengan menggandeng kelompok tani (Poktan) setempat, yakni budidaya ikan air tawar dan budidaya tanaman jagung. Kedua program tersebut berlokasi langsung di dalam areal konsesi perusahaan yang terletak di Kabupaten Ketapang.
Kegiatan Multi Usaha Kehutanan ini mengacu pada regulasi UU Nomor 11 Tahun 2020, PP Nomor 23 Tahun 2021, serta Permen LHK Nomor 8 Tahun 2021. Selain memberikan izin pemanfaatan lahan untuk budidaya, PT WHP juga menyalurkan bantuan berupa bibit ikan, benih jagung, pakan, pupuk, serta sarana produksi pertanian (saprodi).
Pimpinan PT Wana Hijau Pesaguan, Adianto Sembiring Maha, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi perusahaan dengan visi Presiden terkait ketahanan pangan. Ia menegaskan program ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan taraf hidup warga.
"Kami mengharapkan hasil dari budidaya ikan dan jagung ini nantinya dapat maksimal sehingga dapat menambah pendapatan kelompok tani," ujar Adianto dalam sambutannya pada acara tanam perdana jagung.
Sementara itu, Relation & Partnership PT WHP, Tendo Sihite, menambahkan bahwa seluruh distrik di bawah naungan PT Nawasena Hijau Lestari Group kini memiliki program MUK dengan komoditas yang bervariatif. Perusahaan berkomitmen untuk terus berkembang maju bersama masyarakat sekitar melalui program-program pemberdayaan yang relevan.
Apresiasi datang dari Dinas Pertanian Kabupaten Ketapang yang diwakili oleh Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) Kecamatan Tumbang Titi, Peragrius Mansur. Ia menyatakan kesiapan instansinya untuk mendukung dan berkolaborasi dalam teknis pelaksanaan program pangan tersebut.
Senada dengan pemerintah, perwakilan Poktan, Saulus Antonius, turut mengucapkan terima kasih atas inisiatif PT WHP. Ia berharap program MUK ini menjadi solusi konkret dalam membantu peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kegiatan tanam perdana ini turut dihadiri oleh jajaran manajemen PT WHP, perwakilan TNI Kopda Maksum, serta kelompok tani setempat. Acara diakhiri dengan penanaman benih jagung secara simbolis dan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya kerja sama produktif antara perusahaan dan masyarakat.
[RWT | ADV]
Related Posts
- Warung di KM 38 Samboja Ludes Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar di Kepala dan Tangan
- NISN dan NIK Tidak Ditemukan Saat Cek PIP Juni 2026? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya
- Distransnaker Kukar Siapkan Alternatif bagi Pekerja Terdampak PHK Tambang
- Warga Loa Bakung Tegaskan SHM Harga Mati, Tolak Perpanjangan HGB Meski Ada Keringanan Biaya
- Komisi IV DPRD Bakal Evaluasi Strategi Pendidikan Samarinda Jelang APBD 2027









