DPRD SAMARINDA

Hadapi Tantangan PHK, DPRD Dorong Disnaker Perluas Akses Lowongan Kerja

Claudius Vico Harijono — Kaltim Today 21 Juli 2026 06:47
Hadapi Tantangan PHK, DPRD Dorong Disnaker Perluas Akses Lowongan Kerja
Suasana Job Fair yang pernah berlangsung di Samarinda. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Komisi IV DPRD Samarinda mendorong Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) memperkuat program penanggulangan pengangguran dengan memperbanyak pelaksanaan bursa kerja (job fair) serta memperluas kemitraan dengan dunia usaha.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah, mengatakan upaya tersebut perlu menjadi perhatian dalam penyusunan program dan anggaran tahun 2027 agar mampu membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

"Kami ingin Disnaker memiliki program yang benar-benar berdampak terhadap penurunan angka pengangguran. Ini harus menjadi perhatian dalam penyusunan program ke depan," ujarnya.

Menurut Harminsyah, meski Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Samarinda menunjukkan tren menurun, persoalan pengangguran masih menjadi tantangan yang harus ditangani secara serius. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), TPT Samarinda pada Agustus 2025 tercatat sebesar 5,31 persen, turun dibandingkan 5,92 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ia menilai kondisi pasar tenaga kerja saat ini juga menghadapi tantangan baru akibat terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor pertambangan. Karena itu, pemerintah daerah perlu menghadirkan program yang mampu memfasilitasi masyarakat, baik pencari kerja baru maupun korban PHK, untuk memperoleh pekerjaan.

"Program yang disusun harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan," katanya.

Selain meningkatkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi tenaga kerja, Harminsyah mengusulkan agar pelaksanaan job fair tidak lagi hanya digelar sekali dalam setahun.

"Kalau memungkinkan, pelaksanaan job fair bisa dilakukan dua hingga tiga kali dalam setahun agar peluang masyarakat bertemu langsung dengan perusahaan semakin besar," ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan bursa kerja juga bergantung pada partisipasi perusahaan. Oleh sebab itu, Disnaker diharapkan memperluas kerja sama dengan dunia usaha agar semakin banyak lowongan yang tersedia bagi tenaga kerja lokal.

"Disnaker harus aktif membangun kerja sama dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan pekerjaan melalui kegiatan job fair," pungkasnya.

[RWT | ADV DPRD SAMARINDA]



Berita Lainnya