Nasional
Komdigi Batasi Akses Platform Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kaltimtoday.co - Pemerintah menegaskan tidak akan tinggal diam dalam menghadapi tantangan perlindungan anak di dunia maya. Melalui kebijakan terbaru, pemerintah memastikan bahwa aspek keamanan digital bagi anak merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan penyelenggara platform digital.
Negara berkomitmen hadir untuk memastikan ruang digital menjadi tempat yang aman bagi pertumbuhan generasi muda. Dalam hal ini, platform digital dituntut untuk mengambil peran aktif dan tidak lepas tangan dalam melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai risiko di internet.
“Negara hadir untuk memastikan ruang digital menjadi tempat yang aman bagi generasi muda. Platform digital juga harus mengambil peran aktif dalam melindungi anak-anak Indonesia,” tulis pernyataan resmi pemerintah.
Implementasi kebijakan ini dipastikan akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Pemangku kepentingan yang dilibatkan mencakup penyedia platform digital, para orang tua, hingga elemen masyarakat luas.
Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan aman. Tujuan utamanya adalah mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di tengah masifnya arus transformasi digital yang terjadi saat ini.
[RWT]
Related Posts
- Cara Cek Lokasi Orang Lain lewat Google Maps secara Real-Time dan Akurat
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional







