Nasional
Komdigi Batasi Akses Platform Digital untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Kaltimtoday.co - Pemerintah menegaskan tidak akan tinggal diam dalam menghadapi tantangan perlindungan anak di dunia maya. Melalui kebijakan terbaru, pemerintah memastikan bahwa aspek keamanan digital bagi anak merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan penyelenggara platform digital.
Negara berkomitmen hadir untuk memastikan ruang digital menjadi tempat yang aman bagi pertumbuhan generasi muda. Dalam hal ini, platform digital dituntut untuk mengambil peran aktif dan tidak lepas tangan dalam melindungi anak-anak Indonesia dari berbagai risiko di internet.
“Negara hadir untuk memastikan ruang digital menjadi tempat yang aman bagi generasi muda. Platform digital juga harus mengambil peran aktif dalam melindungi anak-anak Indonesia,” tulis pernyataan resmi pemerintah.
Implementasi kebijakan ini dipastikan akan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Pemangku kepentingan yang dilibatkan mencakup penyedia platform digital, para orang tua, hingga elemen masyarakat luas.
Langkah strategis ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih sehat dan aman. Tujuan utamanya adalah mendukung tumbuh kembang anak secara optimal di tengah masifnya arus transformasi digital yang terjadi saat ini.
[RWT]
Related Posts
- Tren Inovasi Terus Membaik, Bupati Kukar Targetkan Raih Penghargaan IGA Kemendagri
- Ramai Isu Pembalut Dikenakan Pajak, Simak Aturan PPN dan Daftar Barang yang Bebas Pajak
- Makna Salam 3 Jari dalam Aksi Demo Mahasiswa 28 Oktober
- Gedung Pandurata RSUD AWS Dikebut, PUPR Kaltim Targetkan Rampung Desember 2026
- Dorong Kemandirian Warga Binaan, Pemkab Kukar Siapkan Dukungan Lahan dan Pasar Produk SAE Pastarung







