Kaltim
Kumpulkan Menteri dan Forkopimda Kaltim, Presiden Jokowi Gelar Rapat Perdana di IKN
NUSANTARA, Kaltimtoday.co - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menggelar rapat perdana di Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Otorita IKN dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Timur. Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana mengungkapkan rencana tersebut dalam keterangan yang diterima di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin.
"Rencana beliau akan rapat dengan jajaran OIKN didampingi Mensesneg dan Menteri PUPR. Kemudian juga akan menerima jajaran Forkopimda Kaltim," ujar Yusuf dikutip dari Antara.
Yusuf mengatakan rapat di Istana IKN akan dilakukan serupa dengan rapat-rapat di Istana Kepresidenan, Jakarta. "Pagi ini Bapak Presiden akan menerima tamu/audiensi dan rapat di ruang kerja Bapak Presiden di Kantor Presiden di IKN ini, seperti kegiatan acara harian saat bapak berkantor di Istana Merdeka Jakarta," tambahnya.
Presiden Jokowi mengumpulkan sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) untuk menghadiri rapat perdana di Kantor Presiden IKN, Senin pagi. "Hari ini saya rapat, kemungkinan dengan Otorita IKN, gubernur, bupati di sekitar IKN saya undang," kata Presiden Jokowi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Hingga pukul 09.15 WITA, tampak sejumlah menteri yang berdatangan ke Kantor Presiden, termasuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sekaligus Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, serta Plt Wakil OIKN Raja Juli Antoni. Mereka tiba di lobi pintu masuk Kantor Presiden dan menuju ke ruang rapat menggunakan lift.
Rapat ini bertujuan untuk membahas berbagai isu strategis dan memastikan kelancaran transisi pemerintahan ke Ibu Kota Nusantara.
[TOS]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Wacana Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD, Seno Aji Akui Biaya Pilkada Langsung Lebih Besar
- Dosen Unmul Kritik Pilkada Lewat DPRD, Sebut Potensi Hidupkan Kembali Orde Baru
- Pemulihan Pasca Bencana Banjir, Kaltim Kirim Bantuan Rp 1 Miliar ke Sumatera Barat
- Komisi III DPR: Pendemo Hanya Bisa Dipidana Jika Picu Keonaran dalam KUHP Baru
- Cegah Praktik Keuangan Ilegal, KUHP Baru Ancam Rentenir dan Pinjol Ilegal dengan Pidana Penjara









