Kaltim
Kunjungan Kerja ke PPU, Komisi III DPRD Kaltim Cek Progres Bantuan Keuangan 2019
Kaltimtoday.co, Penajam - Komisi III DPRD Kaltim melakukan kunjungan kerja (kunker) Penajam Paser Utara )PPU), Jum’at (8/11/2019). Rombongan diterima langsung Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM), dengan didampingi Sekkab Tohar, serta perangkat daerah Sekretariat Pemkab PPU.
Ketua Komisi III, DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengatakan, kunker dilakukan dalam rangka monitoring evaluasi (Monev) Bantuan Keuangan (Bankeu) 2019 dengan nilai Rp 137 milliar di Kabupaten PPU dan penyampaian informasi persiapan terhadap pemindahan Ibukota Negara (IKN) di Kaltim khususnya PPU.
“Kunjungan ini untuk monev terkait bankeu 2019, apalagi ini mendekati akhir tahun. Kami mau lihat progresnya,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Hasan ini menerangkan, pasca Monev, pihaknya tinggal melakukan peninjauan secara langsung terkait pengunaan dana bankeu tersebut untuk memastikan penyerapan anggaran yang ada.
Selain itu kami juga melakukan penyampaian informasi terkait kesiapan PPU, sebagai Ibu Kota Negara yang baru.
“Terkait dana bankeu tinggal tinjauan saja untuk memastikan penyerapannya,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud menyatakan rasa terimakasih atas kunjungan Komisi III DPRD Kaltim ke PPU yang dapat menyampaikan aspirasi untuk memperjuangkan di Kaltim dan pemerintah pusat agar PPU dapat menyeimbangkan pembangunan IKN yang akan terlaksana awal 2020.
“Terima kasih atas kunjungan Komisi III DPRD Kaltim, dan alhmadulillah dapat menerima aspirasi kami,” pungkasnya.
[TOS | ADV]
Related Posts
- Dinkes Kaltim Ungkap Estimasi 21 Ribu Kasus TBC Tahun 2026, Baru Bisa Jangkau 60 Persen
- Pimpinan Badan Gizi Dicopot, JPPI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Total Program Makan Gratis
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil









