Gaya Hidup

Meski Pahit, Pare Simpan Manfaat Luar Biasa untuk Diabetes hingga Kesehatan Hati

Kaltim Today
26 April 2026 13:42
Meski Pahit, Pare Simpan Manfaat Luar Biasa untuk Diabetes hingga Kesehatan Hati
Buah pare.

Kaltimtoday.co - Pare atau yang dikenal secara internasional sebagai Karela, sering kali dihindari karena rasanya yang sangat pahit. Padahal, di balik rasa tersebut, sayuran ini merupakan sumber nutrisi yang sangat kaya dan menawarkan berbagai proteksi terhadap penyakit metabolik.

Ahli gastroenterologi dan hepatologi dari Fortis Hospital, Delhi, dr. Shubham Vatsya, menjelaskan bahwa pare mengandung mikronutrien penting yang bekerja aktif dalam memperbaiki fungsi organ dalam, terutama hati dan pankreas.

Senyawa Alami Pengatur Gula Darah

Rasa pahit pada pare sering dikaitkan dengan manfaatnya bagi penderita diabetes. Hal ini terbukti secara ilmiah karena pare mengandung senyawa charantin dan polipeptida-p. Kedua senyawa ini bekerja menyerupai insulin alami di dalam tubuh.

"Sayuran ini sangat bermanfaat bagi kesehatan metabolik. Kandungannya membantu mengatur kadar glukosa darah, meningkatkan sensitivitas insulin, serta mengontrol lonjakan gula secara efektif," tutur dr. Vatsya.

Antioksidan dan Kesehatan Pencernaan

Manfaat pare tidak terbatas hanya untuk penderita diabetes. Bagi orang sehat, mengonsumsi pare memberikan keuntungan berupa:

  • Antiinflamasi Kuat: Membantu mengurangi peradangan kronis dan stres oksidatif dalam sel tubuh.
  • Kesehatan Hati: Mendukung fungsi detoksifikasi hati secara alami.
  • Kelancaran Pencernaan: Kandungan serat yang tinggi membantu pergerakan usus dan mencegah sembelit.
  • Profil Lipid: Konsumsi rutin dalam dosis tepat diketahui dapat membantu memperbaiki kadar kolesterol tubuh.

Bagi masyarakat yang ingin mendalami resep pengolahan pare agar nutrisinya tetap terjaga, panduan diet untuk menjaga kesehatan liver, serta informasi edukasi gizi lainnya, referensi lengkap tersedia di laman poltekkeskaliandakota.org. Memilih bahan pangan alami adalah langkah preventif terbaik untuk masa depan.

Peringatan: Jangan Konsumsi Berlebihan

Meskipun bermanfaat, dr. Vatsya memberikan catatan penting terkait cara konsumsinya. Ia menekankan bahwa konsumsi pare tidak boleh berlebihan, terutama jika disajikan dalam bentuk jus konsentrat secara terus-menerus tanpa kontrol medis.

Konsumsi jus pare yang terlalu berlebihan justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan pencernaan atau menyebabkan penurunan gula darah yang terlalu ekstrem (hipoglikemia). Oleh karena itu, jadikan pare sebagai bagian dari variasi menu harian yang seimbang, bukan satu-satunya asupan untuk kesehatan.



Berita Lainnya