Advertorial
PLN Gandeng Kejaksaan Kawal Proyek SUTT 150 kV Tidang Pale-Malinau
BULUNGAN, Kaltimtoday.co - PT PLN (Persero) memperkuat kolaborasi strategis dengan Kejaksaan Negeri Bulungan dan Kejaksaan Negeri Malinau untuk mengawal pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Utara. Langkah ini diambil guna memastikan proyek strategis nasional berjalan lancar tanpa hambatan hukum.
Fokus utama kerja sama ini adalah pengawalan proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang menghubungkan Gardu Induk (GI) Tidang Pale menuju GI Malinau. Infrastruktur ini merupakan kunci penguat sistem kelistrikan di wilayah perbatasan.
Manager PLN UPP KLT 2, Jefry Sambara Palelleng, menegaskan bahwa pendampingan hukum diperlukan agar pembangunan fisik tidak terganggu kendala administratif atau sengketa lahan. Mitigasi risiko hukum sejak dini menjadi prioritas perusahaan.
"Tujuan akhir kami adalah masyarakat segera menikmati listrik yang lebih stabil dan andal. Dengan pendampingan kejaksaan, kami dapat memastikan aset negara diamankan dengan benar sehingga pembangunan sesuai target," ujar Jefry, Selasa (28/4/2026).
General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Basuki Widodo, menambahkan bahwa sinergi dengan aparat penegak hukum adalah bagian penting dari keberhasilan proyek. Hal ini untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan dan tepat waktu.
Kepala Kejaksaan Negeri Bulungan, Yopy Adriansyah, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh proyek tersebut. Kejaksaan berkomitmen agar penyelesaian SUTT 150 kV Tidang Pale–Malinau terealisasi sesuai koridor hukum yang berlaku.
"Kejaksaan Negeri Bulungan mendukung sinergi dan kolaborasi dengan PLN agar penyelesaian proyek strategis nasional ini dapat berjalan lancar," kata Yopy.
Senada dengan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Malinau, Fathur Rohman, menegaskan pihaknya akan mengawal pelaksanaan proyek secara profesional. Pendekatan hukum dilakukan agar pembangunan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi warga.
Proyek SUTT 150 kV ini merupakan bagian dari interkoneksi besar sistem kelistrikan Kalimantan. Selain meningkatkan keandalan pasokan bagi warga, proyek ini diproyeksikan mampu mendukung hilirisasi industri di wilayah utara.
Melalui kerja sama ini, hambatan di lapangan diharapkan dapat diselesaikan dengan pendekatan humanis. PLN berharap proyek ini menjadi tonggak kedaulatan energi dan penyediaan energi hijau berkelanjutan di Kaltara.
[TOS | ADV PLN]
Related Posts
- Tiga Hari Pencarian, Pemuda yang Hanyut di Sungai Melenyu Kutim Ditemukan Tewas
- Penjaringan Calon Rektor Universitas Muhammadiyah Berau Berjalan, Panitia: Wajib Mengacu Regulasi PP Muhammadiyah
- Hari Kedua Pencarian Pemuda Terseret Arus di Sungai Melenyu Kutai Timur Masih Nihil
- Jumlah Desa Belum Berlistrik di Kaltim Turun, Dinas ESDM Fokus Sasar Wilayah Terisolasi
- Beasiswa Gratispol Kaltim Tahap 3 Cair Rp288 Miliar, Gubernur Ingatkan Kampus Kembalikan UKT Mahasiswa








