Daerah
Respon Rudy Mas'ud Soal Demo di DPRD, Jaga Kondusifitas dan Sampaikan Aspirasi dengan Baik
Kaltimtoday.co, Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud memberikan tanggapan terkait demonstrasi di Kantor DPRD Kaltim Senin (1/9/25) kemarin. Dia memberikan pesan kepada seluruh masyarakat, untuk saling menjaga kondusifitas dan ketertiban bersama.
Sesuai arahan Mendagri, pihaknya mendapat arahan untuk menjaga kondusifitas di setiap daerah. Maka dari itu, Rudy Mas'ud menyebut bahwa pihaknya siap menerima aspirasi masyarakat dengan baik.
"Seluruh aspirasi kita tampung, kita dengarkan, termasuk juga yang kemarin demo di kantor DPRD Kalimantan Timur dan beberapa DPRD yang ada di Kabupaten/Kota," sebutnya pada Selasa (2/9/2025).
"Aspirasi dari adik-adik mahasiswa dan elemen masyarakat, intinya kita siap tampung. Karena pemerintah provinsi merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat," tambahnya.
Terkait aksi demo kemarin, tim gabungan Polresta Samarinda melakukan pembubaran massa sekitar pukul 18.00 WITA, karena situasi yang kurang kondusif.
"Para peserta unjuk rasa telah menyampaikan aspirasinya dengan baik. Aspirasi yang disampaikan, salah satunya adalah permintaan untuk dapat beraudiensi dengan pimpinan DPRD serta anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, telah dipenuhi juga," kata Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar.
Saat proses pembubaran, terjadi insiden di mana sekelompok orang melempar batu ke arah petugas. Akibatnya, dua orang anggota kepolisian mengalami luka.
"Alhamdulillah, kondisi mereka tidak terlalu parah, namun kami sangat prihatin atas kejadian ini. Seharusnya dalam aksi seperti ini tidak perlu terjadi insiden yang menyebabkan korban luka, baik ringan maupun berat," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Anggaran Terbatas, KONI Kaltim Pertahankan Skema Klaster Pendanaan Cabor
- Samarinda Terancam Batal Ikut Porprov Kaltim akibat Kendala Anggaran
- Hari Anak Nasional 2026, UNICEF Soroti Tantangan Kekerasan pada Anak di Indonesia
- Audit Kemenkes di RSUD AWS Samarinda: Komunikasi Medis ke Pasien Masih Lemah
- YLBHI Desak Presiden Cabut Perpres 111/2025 dan Hentikan Persekusi Minoritas Gender









