Internasional
Rusia Sahkan UU Baru, Anak Pekerja Migran Wajib Tinggalkan Negara Saat Berusia 18 Tahun
Kaltimtoday.co - Pemerintah Rusia resmi mengesahkan undang-undang baru yang memperketat aturan bagi para migran beserta anggota keluarganya, termasuk anak-anak. Kebijakan baru tersebut mengharuskan anak-anak dari pekerja migran wajib meninggalkan Rusia ketika telah berusia 18 tahun.
Aturan tersebut menyatakan bahwa anak-anak dari pekerja migran harus meninggalkan wilayah Rusia paling lambat 30 hari setelah resmi berusia 18 tahun atau setelah memperoleh izin kerja.
Menurut laporan Azeri Press Agency Moskwa pada Rabu (8/7/2026), aturan tersebut juga mewajibkan migran dan anak-anak mereka untuk meninggalkan Rusia dalam waktu 15 hari apabila izin kerja migran dicabut atau tidak diperpanjang.
Selain pembatasan usia bagi anak-anak, regulasi baru ini mengatur persyaratan ekonomi yang ketat bagi para migran. Mereka kini diwajibkan memiliki penghasilan resmi yang layak untuk memenuhi kebutuhan hidup diri sendiri maupun anak-anak mereka.
Besaran penghasilan pekerja migran tersebut sedikitnya harus setara dengan standar kebutuhan hidup minimum yang ditetapkan oleh pemerintah Rusia. Kendati demikian, hingga saat ini belum diumumkan per tanggal berapa aturan baru tersebut akan resmi mulai diberlakukan.
[RWT]
Related Posts
- Cara Cek Lokasi Orang Lain lewat Google Maps secara Real-Time dan Akurat
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional









