PEMKAB BERAU
Tingkatkan Profesionalisme Pers, PWI dan Diskominfo Berau Gelar Uji Kompetensi Wartawan
BERAU, Kaltimtoday.co - Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi momentum penting untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme jurnalis di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.
Kegiatan yang dirangkai dengan Workshop Relasi Media tersebut digelar di Gedung RPJMD Kompleks Kantor Bupati Berau pada Sabtu (12/9/2026).
Ketua PWI Berau Yudi Perdana memaparkan pelaksanaan UKW kali ini membuka dua kelas untuk jenjang muda yang diikuti sebanyak 12 wartawan.
Yudi menegaskan UKW bukan sekadar tahapan prosedural untuk memperoleh sertifikat, melainkan sarana mengukur dan mengevaluasi kemampuan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“UKW bukan sekadar sertifikat, tetapi bukti profesionalisme wartawan,” kata Yudi Perdana.
Menurut Yudi, wartawan harus terus mengasah kemampuan memahami kode etik, menggali informasi, melakukan wawancara, menguji fakta, hingga menyusun berita.
Ia meminta seluruh peserta menjadikan UKW sebagai ajang memperbaiki kualitas karya jurnalistik karena pembuktian kompetensi berada pada hasil liputan setelah ujian.
“Setelah dinyatakan kompeten, tantangannya justru dimulai. Sertifikat itu harus dibuktikan dengan karya,” ujarnya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau Didi Rahmadi menyampaikan UKW penting untuk memastikan kemampuan wartawan diakui secara profesional melalui sertifikasi formal.
Didi menilai pengalaman panjang di dunia jurnalistik merupakan modal berharga yang tetap perlu diperkuat dengan standar kompetensi terukur.
“Setiap profesi memang dituntut untuk membuktikan kompetensinya secara formal melalui sertifikasi,” kata Didi Rahmadi.
Ia menekankan pentingnya akurasi dan verifikasi di tengah derasnya arus informasi digital serta kecepatan penyebaran berita di media sosial.
“Kecepatan memang penting, tetapi jangan sampai mengabaikan proses verifikasi dan akurasi,” tegas Didi.
Didi juga mengingatkan agar para wartawan senantiasa mengutamakan keselamatan diri saat melakukan peliputan di lapangan.
“Keinginan untuk meraih exclusive news atau berita terdepan tentu sangat baik, tetapi jangan sampai mengabaikan keselamatan jiwa,” pesannya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Berau Muhammad Said menilai pers memiliki posisi strategis sebagai pilar demokrasi dan mitra pemerintah dalam menyebarkan informasi.
Said menegaskan pemerintah daerah membutuhkan pers yang kritis, konstruktif, dan profesional sebagai sarana kontrol sosial serta evaluasi penyelenggaraan pemerintahan.
“Kritik dan saran dari rekan-rekan media tidak dimaknai sebagai upaya mencari kesalahan, melainkan sebagai bahan evaluasi serta introspeksi bagi pemerintah untuk terus mengoptimalkan kinerja pelayanan publik,” tutur Muhammad Said.
Ia mengingatkan agar akurasi dan verifikasi selalu dijadikan landasan utama dalam setiap karya jurnalistik agar informasi yang disajikan tetap berimbang.
“Pelaksanaan UKW menjadi bagian penting dalam memastikan wartawan memiliki keterampilan, etika, dan profesionalisme sesuai standar jurnalistik,” pungkas Said.
[MGN | TOS | ADV PEMKAB BERAU]
Related Posts
- Tujuh Pegawai di Lingkup Pemkab Berau Dirotasi, Dua Pegawai Isi Jabatan Kadis
- Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Respon Soal Ormas Intimidasi Wartawan:: Saya Terbuka Dikritik dan Menentang Tindak Kekerasan
- Pemkab Berau Dorong Pelaku Industri Rumah Tangga Tingkatkan Skill Lewat Workshop Ekonomi Kreatif
- Bupati Berau Segera Lakukan Rotasi Jabatan, Pastikan Seleksi Pejabat Dilakukan secara Ketat
- AJI-PWI Kompak Tolak Revisi UU Pers di MK: Masalah Bukan Pasal, Tapi Pemerintah Abai









