Nasional

Urai Penumpukan Kendaraan di SPBU, Pemprov Ulsel Terapkan Ganjil Genap BBM Bersubsidi

Network — Kaltim Today 14 September 2026 04:23
Urai Penumpukan Kendaraan di SPBU, Pemprov Ulsel Terapkan Ganjil Genap BBM Bersubsidi
Suasana antrean kendaraan saat penerapan hari pertama sistem ganjil genap pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar di SPBU Racing Center, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (13/9/2026). (Beritasatu.com)

Kaltimtoday.co - Pemprov Sulsel resmi memberlakukan sistem ganjil genap untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dan Solar di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sejak 13 hingga 20 September 2026.

Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus mengikis antrean panjang kendaraan yang sebelumnya terjadi di sejumlah wilayah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Sulsel, Fahlevi Yusuf, menyampaikan bahwa kondisi pada hari pertama penerapan ganjil genap di SPBU Racing Center, Makassar, berjalan lancar dan terkendali.

"Hari ini di SPBU Racing Center, kami telah menerapkan sistem ganjil genap pada seluruh masyarakat yang isi BBM. Sampai saat ini cukup longgar," kata Fahlevi, Minggu (13/9/2026).

Fahlevi menjelaskan, hasil pemantauan sejak pagi hingga sore hari menunjukkan tidak ada penumpukan kendaraan yang meluber keluar ke kawasan jalan raya di sekitar SPBU tersebut.

"Sejak pukul 08.00 hingga 18.00 Wita, antrean kendaraan tidak terlihat mengular hingga ke badan jalan," ujarnya.

Ia menambahkan, masyarakat relatif tertib mematuhi ketentuan yang berlaku, didukung kesiapan petugas di lokasi yang aktif mengarahkan pengguna kendaraan selama pengisian BBM.

"Masyarakat patuh untuk mengikuti anjuran imbauan terkait penerapan ganjil genap," tuturnya.

Perubahan kondisi pada hari pertama ini dinilai cukup signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Antrean kendaraan yang semula kerap meluas ke jalan umum kini tertampung di dalam area SPBU.

"Sangat jelas dampak perbedaannya, antrean itu bahkan sudah tidak antre di jalan, di dalam SPBU saja cuma setengah," jelas Fahlevi.

Sejumlah warga mendatangi SPBU Racing Center setelah mendapat informasi terkait aturan baru ini dari berita dan media sosial, dengan pertimbangan antrean di lokasi tersebut jauh lebih terkendali.

Dalam pemantauan di lapangan, Kepala BPH Migas Wahyudi Anas juga turut meninjau langsung aspek pelayanan serta kelancaran penerapan sistem ganjil genap di SPBU Pertamina Racing Center.

Respons positif juga datang dari salah seorang pengguna BBM, Jabar. Ia mengaku hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengantre pada hari pertama pemberlakuan kebijakan.

"Kalau hari-hari sebelumnya kan antrenya lebih panjang. Ya tidak apa-apa hari ini ganjil, besok yang genapnya. Semoga tidak lama, tidak lewat seminggu sudah normal," kata Jabar.

Pengguna sepeda motor, Andi Muhammad Fikri Rafi'i, turut menilai skema ganjil genap sebagai opsi yang tepat untuk menekan lonjakan antrean BBM.

"Opsi ini bagus untuk mengatasi persoalan kemarin yang antreannya membeludak," kata Fikri.

Fikri menambahkan, ia mengetahui info kebijakan tersebut dari media dan media sosial, serta merasa terbantu oleh peranan petugas di SPBU yang cekatan mengarahkan pengendara.

[RWT]



Berita Lainnya