Nasional
Viral Tandon Air Meleleh di Palu Akibat Cuaca Panas Ekstrem, Suhu Diklaim Tembus 45 Derajat Celsius
Kaltimtoday.co - Situasi cuaca panas terik yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Sebuah video yang diunggah oleh akun TikTok @peekaboo memperlihatkan kondisi perlengkapan rumah tangga berupa tandon atau toren air yang mengalami kerusakan parah hingga tampak melengkung dan meleleh.
Dalam unggahan yang dibagikan pada Kamis (15/10/2026) tersebut, pemilik akun mengekspresikan keterkejutannya mendapati wadah penampungan air berbahan plastik di rumahnya tak sanggup menahan sengatan panas matahari.
“Kaget banget ya Allah. Tidak sanggup sudah tandonku menghadapi matahari Palu, somenyerah,” tulis pemilik akun dalam keterangan videonya.
Pemilik akun tersebut juga menyebutkan bahwa sengatan cuaca panas ekstrem di Palu tidak hanya berdampak pada perlengkapan rumah tangga, melainkan turut memengaruhi sejumlah benda di sekitarnya hingga memicu reaksi pasrah dari para pemiliknya.
Respons Warganet dan Klarifikasi Suhu Ekstrem
Unggahan tersebut sontak memancing beragam reaksi dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial ikut membagikan narasi mengenai suhu udara di daerah masing-masing yang diklaim bahkan dapat menembus angka 45 derajat Celsius. Sebagian warganet juga mengaitkan kondisi tersebut dengan peningkatan suhu global serta dampak buruk cuaca kering.
Kendati demikian, klaim angka suhu hingga 45 derajat Celsius serta narasi bahwa tandon air murni meleleh semata-mata akibat suhu udara luar masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari lembaga klimatologi resmi.
Secara ilmiah, suhu udara lingkungan yang tercatat oleh stasiun pengamatan meteorologi berbeda dengan suhu permukaan benda atau material plastik yang terpapar radiasi termal matahari secara langsung dalam durasi panjang tanpa pelindung.
[RWT]
Related Posts
- Ramai Isu Pembalut Dikenakan Pajak, Simak Aturan PPN dan Daftar Barang yang Bebas Pajak
- Makna Salam 3 Jari dalam Aksi Demo Mahasiswa 28 Oktober
- Gedung Pandurata RSUD AWS Dikebut, PUPR Kaltim Targetkan Rampung Desember 2026
- Dorong Kemandirian Warga Binaan, Pemkab Kukar Siapkan Dukungan Lahan dan Pasar Produk SAE Pastarung
- Kukar Jadi Daerah Pertama Gelar Festival Lokal Gemini Impact Awards 2026, 200 Guru Jadi Peserta







