DPRD BERAU

Banjir Jalan Gatot Subroto Tak Kunjung Usai, DPRD Berau Desak DPUPR Bongkar Sedimen Drainase

Kaltim Today
04 Juni 2026 18:12
Banjir Jalan Gatot Subroto Tak Kunjung Usai, DPRD Berau Desak DPUPR Bongkar Sedimen Drainase
Potret amatir kondisi banjir di Jalan Gatot Subroto, Tanjung Redeb, Berau. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Berau - Masalah banjir di kawasan tengah kota, khususnya di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, terus memicu perhatian serius dari berbagai pihak. Jajaran legislatif daerah pun ikut bersuara lantaran persoalan tahunan ini dinilai tak kunjung mendapatkan solusi yang nyata di lapangan.

Merespons keluhan warga tersebut, Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, memastikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi secara langsung dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau. Langkah ini diambil untuk merumuskan strategi penanganan banjir agar bisa dituntaskan secara menyeluruh.

Dari hasil komunikasi tersebut, Sumadi menyarankan ada tiga titik yang bisa menjadi alur air agar tidak menggenang di lokasi tersebut. Salah satunya membuat parit yang langsung menuju sungai di kawasan Sei Bedungun, Bujangga.

“Kalau air bisa kami alirkan ke sana, Insya Allah jauh berkurang genangan di situ,” ujar Sumadi.

Legislator PKS itu juga menduga, jika potensi banjir dalam kota disebabkan ukuran drainase yang cukup sempit untuk mengalirkan air dalam jumlah banyak.

Termasuk faktor sedimen yang mengendap di drainase sudah cukup tebal. Sehingga apabila terjadi aliran air dalam jumlah banyak, akan mengganggu aliran ke dataran yang lebih rendah. 

“Jadi tidak bisa menampung lagi, terkait sedimen itu memang harus dilakukan pembersihan dan dialirkan ke kawasan yang menjadi opsi DPUPR, salah satunya Sungai besar,” jelasnya.

Sumadi mengaku, jika persoalan banjir di tengah kota tersebut, merupakan alarm bagi pemerintah agar kian rutin melakukan perencanaan pengerjaan drainase yang maksimal serta rutin melakukan pembersihan bawah drainase secara rutin.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang kerap melaporkan terkait kondisi banjir yang ada, karena ini juga termasuk bagian dari kontrol masyarakat juga kepada pemerintah dan DPRD,” tandasnya.

[MGN | ADV DPRD BERAU]



Berita Lainnya