Nasional
Baterai LFP Disebut Jadi Solusi Hemat Biaya dan Ramah Lingkungan untuk Kendaraan Listrik
Kaltimtoday.co - Lithium Ferro-Phosphate (LFP), salah satu logam yang banyak digunakan dalam baterai isi ulang lithium-ion, menjadi perbincangan hangat setelah disebut oleh cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dalam debat keempat Pilpres 2024.
Baterai lithium-ion merupakan komponen utama kendaraan listrik (EV). Namun, harga baterai lithium-ion masih menjadi salah satu kendala utama bagi pengembangan EV.
Dilansir Reuters Senin (22/1/2024), baterai lithium-ferrofosfat (LFP) muncul sebagai alternatif yang lebih murah dan ramah lingkungan.
Baterai LFP menggunakan fosfat besi sebagai bahan anoda, menggantikan kobalt dan nikel yang lebih mahal. Hal ini membuat baterai LFP memiliki biaya produksi yang lebih rendah.
Selain itu, baterai LFP juga memiliki kinerja yang cukup baik. Jarak tempuh EV yang menggunakan baterai LFP dapat mencapai 500 kilometer.
Baterai LFP juga lebih tahan terhadap suhu tinggi dan memiliki siklus hidup yang lebih panjang.
Tren Penggunaan Baterai LFP di Dunia
Baterai LFP telah menjadi tren di dunia dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini didorong oleh beberapa faktor, antara lain:
- Harga bahan baku yang lebih murah, terutama fosfat besi
- Kinerja yang cukup baik, baik dari segi jarak tempuh, ketahanan suhu, maupun siklus hidup
- Peningkatan kesadaran akan isu lingkungan, terutama terkait dengan penggunaan kobalt dan nikel
Prospek Masa Depan Baterai LFP
Baterai LFP diperkirakan akan terus menjadi tren di masa depan. Hal ini didukung oleh beberapa faktor, antara lain harga bahan baku yang diperkirakan akan terus turun, kinerja baterai LFP yang semakin membaik, serta kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan kendaraan listrik.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Menkeu Purbaya Tegaskan RI Masuk 'Survival Mode', Tak Ada Ruang Inefisiensi Ekonomi
- IKN Jadi Magnet Wisata Lebaran, Fasilitas Lengkap dan Inklusif Manjakan Pengunjung
- Reformasi Hukum Mandek! Kurawal: Setahun Prabowo-Gibran Gagal Tepati Janji Asta Cita
- Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Survei Tunjukkan Kepuasan Publik Capai 83%
- Tingkatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis, Gibran Minta Puskesmas di Samarinda Layani Minimal 30 Pasien per Hari







