PT PLN (PERSERO)

Bentuk Desa Siaga Bencana di Banjarbaru, PLN UIP KLT Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat

Kaltim Today
04 Juni 2026 08:26
Bentuk Desa Siaga Bencana di Banjarbaru, PLN UIP KLT Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat
Penyerahan bantuan sarana penanggulangan bencana secara simbolis oleh manajemen PLN UPP KLT 4 kepada relawan Pengayuan Rescue dan perwakilan Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kota Banjarbaru, Rabu (3/3/2026).

Kaltimtoday.co - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 4 (UPP KLT 4) menghadirkan Program Desa Siaga Bencana. Langkah ini diambil sebagai komitmen nyata perusahaan dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Program ini menjadi bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang berfokus pada aspek keselamatan dan ketahanan masyarakat yang berkelanjutan. Inisiasi tersebut juga merespons tantangan besar penanggulangan bencana hidrometeorologi di Indonesia, seperti banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, dan kekeringan yang frekuensinya kian meningkat.

Program Desa Siaga Bencana ini dilaksanakan di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan potensi risiko banjir dan kebakaran. Kehadiran program ini diharapkan mampu mendongkrak kesiapan warga dalam menghadapi kondisi darurat lewat penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Dalam pelaksanaannya, program ini membangun kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder). Mulai dari relawan Pengayuan Rescue, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah kelurahan, pemerintah kecamatan, hingga unsur pemadam kebakaran setempat.

Melalui program ini, PLN UIP KLT melaksanakan kegiatan edukasi dan pelatihan kebencanaan secara intensif bagi masyarakat. Materi yang diberikan mencakup pemahaman pemicu bencana, langkah mitigasi, kesiapsiagaan menghadapi kondisi kedaruratan, simulasi evakuasi mandiri, hingga pelatihan taktis penanganan kebakaran ringan.

Selain memberikan modal pengetahuan, PLN UIP KLT juga menyalurkan dukungan sarana dan prasarana penanggulangan bencana yang representatif. Bantuan tersebut meliputi paket peralatan penanggulangan kebakaran, alat evakuasi banjir, perlengkapan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), serta perlengkapan tanggap darurat lainnya.

General Manager PT PLN (Persero) UIP KLT menyampaikan bahwa program ini merupakan bukti otentik bahwa PLN hadir tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur ketenagalistrikan, melainkan juga sebagai korporasi yang peduli pada keselamatan warga di sekitar lini bisnis perusahaan.

“Kami berharap program ini dapat memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, meningkatkan kompetensi relawan lokal, serta membangun kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan PLN dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh,” ujarnya.

Program Desa Siaga Bencana ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PLN terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 11 mengenai kota dan permukiman yang berkelanjutan, serta poin 13 tentang penanganan perubahan iklim. Melalui stimulus ini, hubungan harmonis antara PLN dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi menciptakan lingkungan yang aman dan tangguh.

[TOS]



Berita Lainnya