PEMKAB BERAU
Capaian Vitamin A Baru 46,57 Persen, Pemkab Berau Gelar Posyandu Serentak
Kaltimtoday.co, Berau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menggenjot kembali capaian layanan kesehatan anak melalui pencanangan program Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing bagi Bayi dan Balita tingkat kabupaten di Posyandu Melati, Jalan Durian III, Kelurahan Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Senin (10/8/2026).
Langkah intervensi gizi ini ditempuh menyusul masih rendahnya persentase capaian pemberian vitamin A periode Februari 2026 yang tercatat baru menyentuh angka 46,57 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Berau, Lamlay Sarie, menjelaskan bahwa program rutin Kemenkes RI saban Februari dan Agustus ini menargetkan kelompok anak usia 6 hingga 59 bulan.
Guna mengejar target imunitas gizi anak, Dinkes Berau menggerakkan aksi serentak di 10 Posyandu utama yang tersebar di Kampung Bugis, Gunung Tabur, Teluk Bayur, Labanan, Sambaliung, Merancang, Tubaan, Talisayan, Tanjung Batu, hingga Batu Putih.
“Selain Posyandu, layanan pemberian vitamin A dan obat cacing juga dapat diperoleh di Puskesmas maupun fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, unggul, produktif, berakhlak, dan berbudaya.
Menurutnya, masa balita merupakan periode penting dalam pertumbuhan anak sehingga pemenuhan gizi perlu menjadi perhatian bersama.
Vitamin A, kata dia, tidak hanya penting bagi kesehatan mata, tetapi juga membantu menjaga daya tahan tubuh dan mendukung pertumbuhan anak.
“Di balik satu kapsul yang diberikan kepada seorang anak, terdapat ikhtiar kita untuk menjaga penglihatan, meningkatkan daya tahan tubuh, mendukung pertumbuhan dan memberikan fondasi kesehatan yang lebih baik bagi generasi penerus kita,” ujarnya.
Sri mengajak orang tua aktif membawa bayi dan balita ke Posyandu untuk mendapatkan vitamin A sekaligus memantau pertumbuhan, perkembangan, imunisasi, dan kebutuhan gizi anak.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam menjaga kesehatan anak. Menurutnya, tanggung jawab tersebut bukan hanya berada di tangan ibu, melainkan menjadi tugas bersama kedua orang tua.
“Urusan kesehatan dan tumbuh kembang anak bukan hanya tugas ibu. Ayah dan ibu harus bersama-sama memastikan anak tumbuh sehat dan cukup gizi,” tegasnya.
[MGN | ADV PEMKAB BERAU]
Related Posts
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional
- Temui Pimpinan DPR, Kepala Desa Minta PP Nomor 16/2026 Ditinjau dan Masa Jabatan Diperpanjang
- Antisipasi Partikel Silika Erupsi Anak Krakatau, Menkes Imbau Warga Terdampak Kurangi Aktivitas Luar Rumah Sepekan
- Erupsi Gunung Anak Krakatau Mereda, Bandara Soetta hingga Halim Kembali Beroperasi Dini Hari
- Minta Nama 8 Korporasi Tersangka Karhutla Diserahkan, Prabowo Ancam Cabut HGU dan Izin Usaha









