Gaya Hidup

Cuaca Ekstrem Picu Batuk Pilek, Kemenkes Bagikan Tips Jaga Daya Tahan Tubuh

Kaltim Today
25 April 2026 19:05
Cuaca Ekstrem Picu Batuk Pilek, Kemenkes Bagikan Tips Jaga Daya Tahan Tubuh
Ilustrasi batuk pilek. (Freepik.com/Partystock)

Kaltimtoday.co - Fenomena cuaca yang tidak menentu belakangan ini memicu peningkatan kasus batuk dan pilek di tengah masyarakat. Perubahan suhu yang drastis, dari hujan deras ke panas menyengat, meningkatkan risiko paparan berbagai penyakit musiman.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan pentingnya menjaga imunitas agar tubuh tidak mudah tumbang. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawan, menjelaskan bahwa langkah utama pencegahan dimulai dari pola konsumsi yang bersih dan bergizi.

"Makanan yang dianjurkan sebaiknya dapat menghangatkan tubuh dan mudah dicerna. Contohnya sup ayam hangat, madu, serta buah-buahan yang kaya vitamin C," ujar Aji sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu (18/4/2026).

Selain nutrisi, kecukupan cairan menjadi kunci penting dalam pemulihan saluran pernapasan. Konsumsi air mineral hangat membantu mencegah dehidrasi sekaligus mengencerkan lendir di tenggorokan, sehingga pernapasan menjadi lebih lancar.

Masyarakat juga diimbau untuk rutin berolahraga dan mengonsumsi vitamin tambahan guna memperkuat benteng pertahanan tubuh. Di sisi lain, kebersihan diri seperti mencuci tangan secara rutin tetap menjadi protokol wajib untuk memutus rantai penyebaran virus dan bakteri.

Kemenkes juga menyoroti bahaya paparan air kotor atau genangan akibat hujan. Kondisi lingkungan yang lembap dan kotor dapat memicu penyakit influenza, infeksi jamur kulit, hingga kolera. Oleh karena itu, saluran air dan selokan di lingkungan rumah harus rutin dibersihkan.

Bagi Anda yang ingin mendalami panduan pencegahan penyakit menular dan informasi layanan kesehatan terkini, referensi lengkap dapat diakses melalui laman poltekkesbangkaselatankab.org. Edukasi dini sangat diperlukan untuk menghadapi risiko kesehatan akibat perubahan iklim.

"Jika harus beraktivitas di luar ruangan, pakailah masker untuk mencegah polutan masuk ke saluran pernapasan. Gunakan masker dengan filtrasi yang baik seperti jenis KF 94 atau KN 95," tambah Aji.

Kemenkes juga meminta warga mewaspadai penyakit lain yang mengintai saat musim pancaroba, seperti demam berdarah, malaria, dan diare. Penyakit leptospirosis yang ditularkan melalui urine hewan juga patut diwaspadai, terutama jika terjadi banjir atau genangan air di pemukiman.



Berita Lainnya