Daerah
CV AFISERA Samarinda Terima Pengembalian Mobil Dinas Gubernur Kaltim Rp 8,5 Miliar, Akui Pengadaan Unit Paling Mahal
Kaltimtoday.co, Samarinda - CV AFISERA Samarinda menyatakan telah menerima dan menyetujui surat permintaan pengembalian mobil dinas Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud senilai Rp 8,5 miliar. Proses pengembalian akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Direktur Utama CV AFISERA Samarinda, Subhan memastikan proses serah terima akan dilakukan sesuai ketentuan, dengan melibatkan perwakilan perusahaan di Jakarta karena unit saat ini berada di sana.
Subhan mengakui, pengadaan ini menjadi yang paling mahal sepanjang pengalaman usahanya. Selama ini, CV AFISERA lebih sering memasok kendaraan seperti Innova atau Fortuner dalam bentuk paket beberapa unit ke instansi pemerintah.
“Kalau satu unit dengan harga seperti ini, belum pernah. Bisa dibilang ini yang paling mahal,” ungkapnya pada Senin (2/3/2026).
Sebagai informasi, Pemprov Kaltim melalui Biro Umum Sekretariat Daerah telah mengadakan sebuah unit mobil roda empat untuk keperluan operasional pimpinan senilai Rp. 8,499,936,000,- oleh CV. AFISERA Samarinda, yang telah diserahkan tanggal 20 November 2025 merk Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e warna putih.
Ia menyampaikan bahwa pengembalian mobil dinas ini, tidak merugikan bagi dirinya. Sebab, satu unit Range Rover spek tinggi tersebut belum digunakan untuk operasional.
"Kondisinya masih baru. Jadi tidak ada kerugian. Kalau sudah kembali kan jadi milik saya, itu baru kelihatan untung atau ruginya kalau saya menjual ke orang lain," imbuhnya.
Pemprov Kaltim telah menyurati pihak penyedia untuk proses pengembalian mobil dinas. Setelah disetujui dan serah terima berita acara, maka pihak penyedia berkewajiban mengembalikan uang dalam jangka waktu 15 hari.
"Untuk proses pengembalian ini targetnya 15 hari kerja. Mudah-mudahan bisa secepatnya selesai," tutupnya.
[RWT]
Related Posts
- Putaran Pertama Pilrek Unmul 2026, Senat Tetapkan 3 Nama Calon Rektor
- Tak Masuk Usulan Awal Porprov, 5 Cabor Kaltim Tetap Bertanding dengan Biaya Mandiri
- Kapolri Lapor ke Prabowo: 138 Tersangka dan 8 Korporasi Diproses Kasus Karhutla
- Posko Siaga Darurat BPBD Kaltim Dioptimalkan, Pantau Hotspot dan Percepat Penanganan Karhutla
- Program B50 Dinilai Jadi Peluang Strategis Hilirisasi Sawit dan Ketahanan Energi









