DPRD BERAU
Dedy Soroti Celah Peredaran Barang Ilegal Melalui Jalur Laut, Minta Pengawasan Diperketat
Kaltimtoday.co, Berau - Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, meminta pengawasan jalur transportasi laut diperketat untuk mencegah masuknya barang ilegal ke Kabupaten Berau.
Tingginya mobilitas penumpang dan barang, terutama pada rute Tanjung Redeb–Tarakan, bagi Dedy harus diimbangi dengan sistem pengawasan yang lebih optimal.
Ia menilai aparat kepolisian bersama instansi terkait perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, baik saat keberangkatan maupun kedatangan penumpang di setiap titik singgah.
“Setiap titik pemberhentian harus diawasi. Pemeriksaan tidak hanya saat keberangkatan, tapi juga ketika penumpang tiba. Ini penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Dedy mengungkapkan jalur laut memiliki kerawanan tinggi dimanfaatkan sebagai akses masuk barang terlarang, termasuk melalui jalur distribusi dari Tawau menuju Tarakan sebelum masuk ke Berau. Jika pengawasan lemah, kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas penyelundupan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Oleh karena itu, ia mendorong penguatan sinergi antara aparat penegak hukum dan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam membangun sistem pengawasan terpadu.
“Termasuk fasilitas keamanan di pelabuhan, seperti penyediaan alat pemindai dan penguatan pos penjagaan di titik-titik strategis juga perlu diberlakukan untuk menekan peredaran barang illegal,” tandasnya.
[MGN | ADV DPRD BERAU]
Related Posts
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional
- Temui Pimpinan DPR, Kepala Desa Minta PP Nomor 16/2026 Ditinjau dan Masa Jabatan Diperpanjang
- Antisipasi Partikel Silika Erupsi Anak Krakatau, Menkes Imbau Warga Terdampak Kurangi Aktivitas Luar Rumah Sepekan
- Erupsi Gunung Anak Krakatau Mereda, Bandara Soetta hingga Halim Kembali Beroperasi Dini Hari









