Advertorial
Disdikbud Kaltim Pastikan Lulusan SMK Dibekali dengan Sertifikasi Profesi untuk Terjun ke Dunia Industri
Kaltimtoday.co, Samarinda - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim pastikan bakal membekali lulusan SMK dengan sertifikasi profesi. Sebab sertifikasi profesi jadi hal penting dalam mencari pekerjaan setelah menamatkan pendidikan.
Diakui Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMK, Surasa bahwa sertifikasi profesi akan sangat berguna bagi lulusan SMK yang memilih langsung bekerja. Apalagi, Pemprov Kaltim juga bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing.
Surasa mengatakan, lazimnya lulusan SMK di Kaltim memang diwajibkan untuk punya sertifikat sebelum masuk ke dunia industri dan usaha. Sertifikasi kompetensi itu bisa didapatkan melalui uji kompetensi yang digelar oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
"Untuk menyiapkan SDM yang berdaya saing, Pemprov Kaltim membantu peserta didik kelas 11 dan 12 SMK, agar dibekali sertifikat pengetahuan atau kompetensi yang diadakan oleh LSP," ucap Surasa.
Saat ini, Kaltim sudah memiliki 25 LSP yang bisa membantu lulusan SMK untuk mendapatkan sertifikasi kompetensinya. Disdikbud Kaltim memang punya target untuk menambah LSP yang sebelumnya hanya berjumlah 16.
"LSP kami telah membantu melaksanakan sertifikasi uji kompetensi ke peserta didik sebanyak 21.640 siswa-siswi SMK," tambah dia.
Surasa mengatakan, sertifikat itu sangat bermanfaat dan jadi nilai plus di mata industri ketika seseorang melamar kerja. Selain itu, Pemprov Kaltim juga memberi keringanan yakni pembayaran untuk mengikuti uji kompetensi di LSP digratiskan. Sebab menggunakan anggaran pemerintah.
"Sertifikat ini sangat berguna dalam dunia pekerjaan. Sebelumnya biaya sertifikasi ini dibebankan oleh orangtua yang bersangkutan, alhamdulillah untuk sekarang bisa di bantu dengan biaya pemerintah melalui komitmen pemprov," sambung Surasa.
Surasa berharap, lulusan SMK bisa jadi penetus bangsa. Termasuk diberikan kekuatan psikologis dan mental yang kuat. Pemprov Kaltim juga hendak meningkatkan jumlah lulusan SMK yang sertifikasi.
"Harapannya, selain diberikan ijazah serta sertifikat kompetensi, peserta didik juga harus memiliki kekuatan mental serta psikologi yang baik. Disdikbud Kaltim akan terus menggodok alumni SMK bersertifikasi agar siap menghadapi dunia pekerjaan," pungkasnya.
[RWT | ADV DISDIKBUD KALTIM]
Related Posts
- Putaran Pertama Pilrek Unmul 2026, Senat Tetapkan 3 Nama Calon Rektor
- Tak Masuk Usulan Awal Porprov, 5 Cabor Kaltim Tetap Bertanding dengan Biaya Mandiri
- Kapolri Lapor ke Prabowo: 138 Tersangka dan 8 Korporasi Diproses Kasus Karhutla
- Posko Siaga Darurat BPBD Kaltim Dioptimalkan, Pantau Hotspot dan Percepat Penanganan Karhutla
- Program B50 Dinilai Jadi Peluang Strategis Hilirisasi Sawit dan Ketahanan Energi








