Advertorial
Disdukcapil PPU Pastikan Stok Blanko Aman, Dapat Hibah dari Pemprov dan Pemerintah Pusat
Kaltimtoday.co, Penajam - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Penajam Paser Utara (PPU) memastikan ketersediaan blanko KTP elektronik tetap aman dan terkendali.
Kepala Disdukcapil PPU, Waluyo, menegaskan bahwa sejak ia menjabat, komitmen utama yang terus dijaga adalah tidak terjadinya kekosongan stok blanko, terlebih pada masa-masa lonjakan permintaan seperti menjelang pemilu, tahun ajaran baru, maupun pelaksanaan program jemput bola.
“Kami tidak mau ada namanya habis blanko. Pokoknya selama saya menjabat, tidak ada kekurangan blanko,” ujar Waluyo saat ditemui di ruang kerjanya, akhir pekan ini.
Waluyo menyebut, pihaknya telah menyiapkan sistem pengelolaan logistik yang memastikan distribusi blanko KTP berjalan lancar dan merata.
Salah satu strategi yang berhasil mendukung ketahanan stok adalah kolaborasi aktif dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam pengadaan melalui mekanisme hibah.
Dari kerja sama itu, Disdukcapil PPU mendapatkan suplai tambahan blanko yang disimpan secara bertahap untuk menjamin kebutuhan tetap terpenuhi di semua lini layanan.
“Alhamdulillah, kemarin kita dikasih dapat hibah dari Pemprov dan pemerintah pusat. Jadi kami gabung, dan stoknya kami simpan dan tidak ada kekurangan,” ucap Waluyo.
Stok yang mencukupi tersebut menjadi tulang punggung dalam menjaga ritme pelayanan Disdukcapil, baik di kantor utama maupun dalam program pelayanan luar gedung, termasuk perekaman untuk pemula di sekolah serta pelayanan bagi kelompok rentan di wilayah terpencil.
Dengan persediaan blanko yang aman, Disdukcapil bisa bergerak lebih fleksibel, termasuk merespons kebutuhan mendesak seperti pencetakan ulang akibat kerusakan atau kehilangan.
[RWT | ADV DISKOMINFO PPU]
Related Posts
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional
- Temui Pimpinan DPR, Kepala Desa Minta PP Nomor 16/2026 Ditinjau dan Masa Jabatan Diperpanjang








