Samarinda
Fasilitas Taman Tepian Hilang, DLH Samarinda Turunkan Personel Jaga 24 Jam
Kaltimtoday.co, Samarinda - Ada-ada saja ulah oknum warga Samarinda. Bukannya mendukung kemajuan Kota Tepian, sejumlah oknum masyarakat justru merusak bahkan mencuri fasilitas-fasilitas yang telah atau sedang dibangun oleh Pemkot.
Mulai dari Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) yang kerap mati karena dicuri kabel-kabelnya, hingga kini giliran fasilitas taman yang dirusak.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda kebagian apesnya. Proyek Taman Tepian, di Jalan Slamet Riyadi yang masih dalam proses pengerjaan pun jadi sasarannya. Akibatnya Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani pun ambil langkah preventif.
“Langsung menghadap ke Pak Wali Kota. Minta izin untuk tambah personel,” sebutnya.
Perempuan yang akrab disapa Yama ini menyebutkan, ada 6 personil yang disiagakan untuk menjaga lokasi taman seluas 700 meter tersebut. Keenam anggotanya tersebut dibagi kedalam 3 shift.
“Bahkan waktu pergantian shift, yang pertama tidak boleh pulang kalau yang kedua belum datang. Tidak boleh lengah,” tegasnya.
Sejauh ini, sejumlah fasilitas dilaporkan sudah hilang akibat dicuri oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Seperti pintu-pintu yang ada di miniatur buah-buahan.
Selain dicuri, sejumlah fasilitas lain pun dilaporkan mengalami kerusakan akibat adanya indikasi pembobolan.
[KA | NON | ADV DLH SAMARINDA]
Related Posts
- 20 Operator Insinerator Mengundurkan Diri, DLH Samarinda Kembali Buka Rekrutmen
- TPS Bantuas Tanpa Atap Dikeluhkan Warga, DLH Samarinda Sebut Pembangunan Belum Rampung
- Kebut Kesiapan Operasional, DLH Samarinda Fokus Rampungkan Akses Jalan dan LPJU Insinerator
- DLH Samarinda Targetkan Insinerator Capai Suhu 800 Derajat Celsius Demi Minimalisir Asap
- Sering Berbau dan Meluber ke Badan Jalan, DLH Samarinda Geser TPS Samping Taman Cerdas









