Nasional

Gempa di Filipina M 7,7 Berpotensi Tsunami, BMKG Tetapkan Berau, Bontang, dan Kutim di Kaltim Status Waspada!

Kaltim Today
08 Juni 2026 07:53
Gempa di Filipina M 7,7 Berpotensi Tsunami, BMKG Tetapkan Berau, Bontang, dan Kutim di Kaltim Status Waspada!
Gempa bumi 7,7 m terjadi di wilayah Mindanao, Filipina. Gempa ini berpotensi tsunami.

JAKARTA, Kaltimtoday.co - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami pasca-gempabumi tektonik Magnitudo M = 7,7 yang mengguncang Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6/2026) pagi. Tiga wilayah pesisir di Kalimantan Timur (Kaltim), yakni Kabupaten Berau, Kota Bontang, dan Kabupaten Kutai Timur, kini ditetapkan masuk dalam status WASPADA tsunami.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menjelaskan, gempa dangkal yang terjadi pada pukul 06.37 WIB tersebut dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Pusat gempa berada di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.

Berdasarkan hasil pemodelan numerik BMKG, energi gempa berskala besar ini berpotensi memicu gelombang tsunami yang merambat hingga ke perairan Indonesia, termasuk ke wilayah pesisir Selat Makassar dan Laut Sulawesi di bagian timur Kalimantan.

Atas dasar tersebut, BMKG menempatkan Berau, Bontang, dan Kutai Timur bersama sejumlah wilayah lain seperti Tarakan, Nunukan, dan Bulungan di Kalimantan Utara dalam kategori daerah terancam berstatus WASPADA.

Terkait status WASPADA yang disematkan untuk wilayah pesisir Kaltim ini, BMKG mengeluarkan rekomendasi dan arahan tegas kepada pemerintah daerah serta masyarakat setempat untuk segera mengambil langkah antisipasi.

"Masyarakat di wilayah pesisir Berau, Bontang, dan Kutai Timur diimbau untuk segera menjauhi area pantai. Kami minta untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas apa pun di pinggir pantai maupun di sekitar tepian sungai yang terhubung langsung ke laut," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Senin (8/6/2026).

Selain wilayah Kaltim yang berstatus Waspada, BMKG juga menetapkan status SIAGA (arahan untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi) bagi sejumlah wilayah di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara yang posisinya lebih dekat dengan episenter gempa.

Hingga pukul 07.11 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi 2 aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan kekuatan yang cukup besar, masing-masing bermagnitudo M = 6,7 dan M = 5,9.

Masyarakat di Berau, Bontang, dan Kutai Timur diminta untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan, serta terus memantau pembaruan informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.

[TOS]



Berita Lainnya