Daerah
Ganggu Ketertiban Umum, Satlantas Polresta Samarinda Sebut Balap Lari Bisa Terkena Sanksi Pidana
Kaltimtoday.co, Samarinda - Fenomena balap lari di Bulan Ramadan yang viral di media sosial menuai perhatian dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Samarinda. Balap lari yang terjadi di Jalan Siradj Salman, Samarinda, dianggap mengganggu ketertiban umum dan membahayakan pengguna jalan.
Menanggapi hal ini, Satlantas Polresta Samarinda telah mengamankan dua koordinator balap lari dan memberikan teguran tegas serta surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.
"Kalau lomba balap larinya tidak masalah, yang jadi masalah itu karena ramai dan mengganggu pengguna jalan di sana," ungkap Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo pada Jumat (15/3/2024).
Kasatlantas Polresta Samarinda, Kompol Creato Sonitehe Gulo, menegaskan bahwa balap lari di jalan umum dapat memicu kemacetan dan berpotensi mengarah pada sanksi pidana.
"Siapapun yang mengganggu fungsi jalan, jelas ada undang-undangnya dan ada ancaman pidana penjaranya. Paling tidak di atas 1 tahun," tuturnya.
Gulo mengimbau kepada para penyelenggara balap lari untuk mempertimbangkan tempat yang lebih aman dan tidak mengganggu jalan umum. Ia juga menekankan pentingnya izin keramaian dan rekayasa lalu lintas untuk memastikan keselamatan dan kelancaran acara.
"Lebih bagus kalau acaranya resmi, bisa dibuat izin keramaiannya, lalu kepolisian akan membuatkan rekayasa lalu lintasnya. Nah itu tidak masalah, kami akan dukung," pungkasnya.
Gulo menambahkan, potensi perjudian dalam setiap perlombaan selalu ada. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam perjudian dan melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan kejadian yang meresahkan.
"Karena setiap perlombaan itu, bila disalahgunakan bisa menjadi judi. Kalau soal itu, sudah ranahnya reskrim. Pasti akan dikenakan sanksi yang pasti," bebernya.
"Bisa langsung hubungi call center polri, 110. Kita sudah ada piket 24 jam yang akan merespon aduan dari masyarakat. Kita akan respon secepat mungkin," tutupnya.
[RWT]
Simak berita dan artikel Kaltim Today lainnya di Google News, dan ikuti terus berita terhangat kami via Whatsapp
Related Posts
- Saefuddin Zuhri Diproyeksikan NasDem Lanjutkan Kepemimpinan Samarinda
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional
- Bidik Prestasi di Asia, Borneo FC Jelaskan Alasan Kenaikan Harga Tiket
- TPP Tenaga Kesehatan Kaltim Segera Dibayarkan, Anggaran Empat Bulan Sudah Disiapkan
- Operasional Pasar Pagi Nombok Rp5 Miliar Per Tahun, Komisi II DPRD Samarinda Soroti Beban APBD








