Daerah

Heboh Temuan Puing Diduga Satelit Tiongkok di Perairan Derawan, Diameternya Capai 6 Meter

Kaltim Today
28 Maret 2026 21:01
Heboh Temuan Puing Diduga Satelit Tiongkok di Perairan Derawan, Diameternya Capai 6 Meter
Nelayan dan tim dari Koramil 0902-03/Pulau Derawan saat mengidentifikasi keberadaan puing yang diduga serpihan dari satelit. (Istimewa)

Kaltimtoday.co, Berau - Warga Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, digegerkan dengan penemuan komponen raksasa yang diduga merupakan serpihan satelit. Benda berbahan logam ringan tersebut ditemukan mengapung dengan lambang bendera Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Puing asing tersebut pertama kali ditemukan oleh dua orang nelayan, Juhan Wahyudi dan Muhammad Rifki, di sekitar perairan Pulau Semama pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Namun, kabar penemuan ini baru tersiar luas pada Sabtu (28/3/2026).

Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, mengonfirmasi bahwa benda tersebut ditemukan saat nelayan sedang mengantar tamu wisata berkeliling pulau. Melihat benda besar yang hanyut di laut, saksi kemudian melaporkan temuan tersebut.

Pada malam harinya, ditemani rekannya yang lain, menggunakan kapal, serpisah tersebut ditarik hingga ke Kampung Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan. Benda tersebut, kini diamankan di kawasan Pantai Pinus RT 03.

"Pada Jumat sekira pukul 10.00 WITA, yang menemukan pertama kali dua orang nelayan saat melintas di sekitar Kepulauan Semama," kata AKP Iwan Purwanto, Sabtu (28/3/2026).

Pada Jumat malam, para nelayan bersama rekan-rekannya menarik serpihan tersebut menggunakan kapal menuju Kampung Pulau Derawan. Saat ini, benda asing itu telah diamankan di kawasan Pantai Pinus, RT 03, untuk kepentingan penyelidikan

“Saat ini kita masih melakukan pendalaman terkait asal-usul benda tersebut, kita juga berkoordinasi dengan pihak terkait memastikan asal dan jenisnya, tim dari TNI yang juga masih berupaya menelusuri sumber puing ini,” tambahnya.

Danramil 0902-03/Pulau Derawan, Kapten Arm, Rustan Attas menambahkan, bersama warga telah dilakukan pengukuran lebih lanjut atas penemuan tersebut, diketahui diameter benda itu memiliki panjang 6 meter dengan lebar 4 meter.

“Bobotnya diperkirakan mencapai ratusan kilogram, kita belum dapat memastikan asal usul puing tersebut, namun untuk langkah penyelidikan, benda tersebut sudah dievakuasi dan masih menunggu hasil identifikasi dari instansi terkait," tandasnya.

[RWT]



Berita Lainnya