Internasional
Hujani Tembakan Udara, Israel Larang Rakyat Palestina Kembali ke Gaza
Kaltimtoday.co - Jumat (24/11/2023) masyarakat Palestina yang ingin kembali ke kediamannya di wilayah Utara Gaza terpaksa melarikan diri. Mereka menghindar dari serangan Israel. Pasukan Israel melepaskan tembakan udara untuk menghentikan masyarakat Palestina yang kembali ke Utara Gaza selama masa gencatan senjata sementara.
Israel juga sempat membuat pemberitahuan sebelum gencatan senjata sementara dilakukan. Melalui selebaran yang dijatuhkan,mereka memperingati masyarakat Palestina untuk tidak kembali lagi ke daerah tersebut setelah jatuh dibawah kekuasaan pasukan Israel.
View this post on Instagram
Israel Hujani dengan Tembakan Udara
Israel mengatakan bahwa Gaza utara berada di luar perbatasan karena para pengungsi Palestina berupaya memanfaatkan jeda dalam pertempuran untuk kembali ke rumah mereka.
Sebagian besar pengungsi berusaha untuk kembali ke rumah mereka di Gaza ketika gencatan senjata empat hari yang ditengahi oleh Qatar mulai berlaku pada Jumat pagi. Namun, Israel telah memperingatkan warganya bahwa mereka tidak akan diizinkan memasuki wilayah utara wilayah kantong yang dilanda perang tersebut.
Masyarakat Palestina tetap ingin kembali ke rumah mereka di Beit Lahiya di Jalur Gaza utara, meskipun tentara Israel bersikeras bahwa itu adalah zona pertempuran, sehingga mereka dihujani tembakan udara oleh pasukan IDF milik Israel. Dari hujan tembakanini setidaknya dua warga Palestina dilaporkan tewas oleh militer Israel, dan 11 lainnya luka-luka, saat mereka berupaya melakukan perjalanan ke Gaza utara.
Kerugian Properti hingga Banyak yang Menjadi Tunawisma
Banyak orang tidak lagi memiliki rumah untuk kembali setelah tujuh minggu pemboman dan invasi darat Israel yang dimulai pada 7 Oktober. Salah satu masyarakat Gaza bernama Ashraf Shann mengatakan kepada wartawan saat di wawancarai bahwa dia memiliki perasaan campur aduk tentang gencatan senjata tersebut.
“Saya tidak punya tempat untuk kembali meskipun [Israel] mengizinkan kami kembali ke Kota Gaza. Rumah saya dibom dan hancur total pada hari ketiga perang,” katanya (24/11/02230, disadur dari Al Jazeera (25/11/2023).
[Kontributor - Nur Jayanti | Editor - Diah Putri]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Alami Pemukulan hingga Disetrum, 9 Relawan WNI Global Sumud Flotilla Berhasil Keluar dari Israel
- 9 WNI Relawan Kemanusiaan Gaza Diculik Israel, Menko Yusril Siapkan Langkah Hukum
- Russia fires 800 drones at Ukraine despite recent talk by Putin and Trump of possible peace
- Israeli drone strikes on vehicles in Lebanon kill 12 people, including 2 children
- Trump says the US will 'guide' stranded ships from the Strait of Hormuz, starting on Monday









