Samarinda
Ini Solusi DLH Samarinda Kurangi Sampah Masuk ke TPA
Kaltimtoday.co, Samarinda - Ratusan ton sampah diangkut kendaraan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda setiap harinya. Sampah-sampah tersebut diangkut dari berbagai tempat, seperti Tempat Pembuangan Sementara (TPS), dan sungai untuk dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu.
Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani pun mengaku, khawatir melihat tumpukan sampah yang sudah menggunung di lokasi TPA. Menurutnya, kunci untuk menangani sampah adalah dengan melakukan pemilahan.
“Tapi kan personil kami tidak mungkin melakukan pemilahan di TPS, atau di TPA. Kami saja kejar-kejaran dengan waktu untik pengangkutan sampah,” katanya.
Meskipun saat ini DLH Samarinda sedang mempersiapkan pemindahan lokasi TPA, namun akhir cerita yang sama akan kembali terjadi jika sampah-sampah yang dihasilkan warga Samarinda tidak dikelola dengan baik. Memilah sampah dapat mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA.
Sampah-sampah organik bisa dikelola menjadi pupuk untuk tanman-tanaman yang ada. Bahkan memiliki nilai ekonomis jika hendak diseriusi. Sedangkan sampah plastik, bisa dipilah untuk didaur ulang.
“Makanya lebih baik, di rumah mulai dipsahkan mana tempat untuk sampah anorganik mana sampah organik,” imbuhnya menyarankan.
Pemisahan sampah bisa dilakukan oleh siapa saja. Tidak perlu biaya tambahan untuk memilah sampah dari rumah.
[KA | NON | ADV DLH SAMARINDA]
Related Posts
- 20 Operator Insinerator Mengundurkan Diri, DLH Samarinda Kembali Buka Rekrutmen
- TPS Bantuas Tanpa Atap Dikeluhkan Warga, DLH Samarinda Sebut Pembangunan Belum Rampung
- Kebut Kesiapan Operasional, DLH Samarinda Fokus Rampungkan Akses Jalan dan LPJU Insinerator
- DLH Samarinda Targetkan Insinerator Capai Suhu 800 Derajat Celsius Demi Minimalisir Asap
- Sering Berbau dan Meluber ke Badan Jalan, DLH Samarinda Geser TPS Samping Taman Cerdas









