DPRD SAMARINDA
Kesenjangan Fasilitas Sekolah Masih Terjadi, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Pemerataan
Kaltimtoday.co, Samarinda - Komisi IV DPRD Samarinda menilai pemerataan sarana dan prasarana sekolah masih menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Tepian. Meski kurikulum yang diterapkan di seluruh sekolah negeri telah seragam, perbedaan fasilitas dinilai masih memengaruhi kualitas layanan pendidikan.
Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, mengatakan seluruh sekolah negeri menggunakan kurikulum yang sama sesuai standar nasional. Namun, kondisi fasilitas di setiap sekolah masih beragam.
"Secara pemerataan pendidikan, kurikulum di setiap sekolah negeri pada dasarnya sama, begitu juga secara nasional. Yang membedakan adalah fasilitas yang dimiliki masing-masing sekolah," ujarnya.
Menurut Novan, sejumlah sekolah telah memiliki sarana pendukung seperti lapangan olahraga dan laboratorium yang memadai, sementara sekolah lainnya masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Kondisi tersebut turut memengaruhi persepsi masyarakat terhadap kualitas sekolah.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Samarinda terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendidikan secara bertahap menyesuaikan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Saat ini, Samarinda memiliki 164 sekolah dasar (SD) dan 50 sekolah menengah pertama (SMP) yang menjadi fokus pembangunan secara bergilir.
"Pembenahan sarana dan prasarana terus dilakukan sesuai kemampuan anggaran daerah. Karena jumlah sekolah cukup banyak, perbaikannya dilakukan secara bertahap," katanya.
Selain pemerataan fasilitas, Novan juga menekankan pentingnya menjaga kualitas tenaga pendidik. Ia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran disiplin atau pelayanan yang kurang optimal dari oknum guru.
Menurutnya, setiap sekolah memiliki pengawas yang bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan sehingga setiap laporan masyarakat harus segera ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
"Jangan sampai fasilitas belum merata, kualitas mengajarnya juga ikut menurun. Kalau ada laporan terkait kedisiplinan guru atau pelayanan pendidikan, segera sampaikan agar bisa ditindaklanjuti," tegasnya.
Novan berharap upaya pemerataan fasilitas dan peningkatan kualitas tenaga pendidik dapat berjalan beriringan sehingga seluruh siswa di Samarinda memperoleh layanan pendidikan yang setara tanpa memandang sekolah tempat mereka belajar.
[RWT | ADV DPRD SAMARINDA]
Related Posts
- Hadapi Tantangan PHK, DPRD Dorong Disnaker Perluas Akses Lowongan Kerja
- Pekerjaan Fisik Rampung, Komisi III DPRD Samarinda Desak Teras Samarinda Segera Dibuka
- Jelang Porprov VIII Kaltim, Komisi IV DPRD Samarinda Desak Kepastian Dana Atlet
- Pulau Kedindingan, ‘’Benteng Terakhir’’ Bontang yang Dipertaruhkan
- Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan di Sejumlah Kota Besar









