Daerah
KPU Samarinda Usulkan Anggaran Pilkada Serentak 2024 Sebesar Rp 54,1 Miliar
Kaltimtoday.co, Samarinda - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda mengusulkan anggaran sebesar Rp 54,1 miliar untuk Pilkada serentak 2024.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat usai menghadiri hearing bersama Komisi I DPRD Samarinda pada Kamis (27/7/2023).
Firman menjelaskan, anggaran tersebut lebih kecil dibanding Pilkada 2019 lalu beberapa kondisi yang berbeda.
"Kami mengembalikan anggaran Rp 19 Miliar saat Pilkada 2019. Ada beberapa kegiatan yang tidak terlaksana, mengingat Samarinda tingkat Covid-19 memasuki zona merah yang menghitam. Jadi anggaran tidak terserap," ujarnya.
Status Covid-19 pada 2024 telah menjadi endemi. Hal itu memungkinkan KPU Samarinda melakukan kegiatan berskala besar dan tatap muka.
Kendati demikian, pelaksanaan pilkada 2024 akan dilakukan serentak dengan pemilihan gubernur (pilgub). Sehingga, alokasi anggaran pun menjadi berbeda.
"KPU sudah rapat dengan provinsi soal cost sharing. Ada pembiayaan dalam kegiatan kami, namun bebas biaya di provinsi. Misal honor PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) dibayar oleh provinsi," pungkasnya.
"Karena tidak mungkin PPK untuk pilwali dan pilgub beda biaya, sementara TPS-nya sama. PPK nya tetap yang menentukan kami, tapi honornya di provinsi," tambahnya.
Sebagai informasi, anggaran pilkada 2019 sebesar Rp 69 miliar, dipangkas sebanyak Rp 25 miliar untuk pengalihan bebas biaya honor. Walhasil, KPU hanya mengusulkan Rp 54,1 miliar saja.
Usulan anggaran telah dilakukan penginputan ke Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Pemkot Samarinda. KPU Samarinda hanya menunggu undangan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dalam pelaksanaan rapat teknis berkaitan dengan pencermatan item-item anggaran tersebut.
[RWT]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Operasional Sekretariat Dewan Terpangkas 80 Persen, Fungsi Legislatif Terancam Tak Berjalan Maksimal
- Penyertaan Modal Masih Buntung, Fraksi Golkar Beri Saran Pemda Bijak dalam Mengelola Anggaran ke Program Prioritas
- Sahkan Raperda APBD 2025, Ketua DPRD Berau Minta Pemda Lebih Selektif Gunakan Anggaran
- Ratusan Dapur MBG Berhenti Beroperasi, KSP Ungkap Badan Gizi Nasional Sedang Tata Anggaran
- Anggaran MBG Dipangkas Rp 67 Triliun, Chatib Basri Ingatkan Risiko Kenaikan Harga Barang








