Politik
Kritik Trump Tangkap Presiden Venezuela, Megawati Soroti Neokolonialisme di Rakernas I PDI Perjuangan
JAKARTA, Kaltimtoday.co - Pidato politik Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta, Sabtu (10/1/2026), memberikan sorotan tajam terhadap dinamika geopolitik global dan krisis ekologi. Megawati secara terbuka mengecam praktik neokolonialisme yang dinilai masih mengancam kedaulatan negara-negara berkembang.
Akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung, menilai bahwa narasi yang dibangun Megawati kali ini melampaui sekadar isu domestik. Ia menyoroti keberanian Megawati dalam mengangkat kasus tekanan Amerika Serikat terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, sebagai pengingat krusial akan prinsip kemerdekaan nasional.
"Megawati menekankan terlarangnya sebuah negara adidaya mengambil alih kepemimpinan negara berdaulat. Ini soal tertib internasional yang dikotori arogansi kekuasaan," ujar Rocky saat ditemui di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara.
Menurut Rocky, tema tersebut sangat relevan dengan amanat konstitusi Indonesia yang menolak segala bentuk penjajahan. Ia memandang Megawati tengah mengirimkan pesan konsistensi mengenai hak setiap bangsa untuk menjalankan pemerintahan tanpa intervensi asing.
Tak hanya bicara soal kedaulatan politik, Megawati juga memperluas cakrawala pembahasannya ke isu keselamatan planet melalui poin kelestarian alam. Ia mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan hidup merupakan ancaman nyata bagi keberlanjutan peradaban. Pesan ini ditujukan khusus bagi generasi muda agar lebih proaktif dalam perlindungan ekosistem.
"Merayakan lingkungan berarti mengingatkan bahwa merusak alam sama saja dengan menghancurkan masa depan peradaban kita sendiri," tambah Rocky.
Rakernas I PDI Perjuangan ini mengusung tema Satyam Eva Jayate atau "Kebenaran Pasti Menang". Melalui pidato tersebut, partai berlambang banteng ini tampak ingin mempertegas posisi ideologisnya di panggung dunia.
Rocky mengaku terkesan dengan kejernihan isu yang diangkat. Baginya, narasi Megawati menunjukkan kematangan dalam merespons isu strategis, mulai dari solidaritas internasional hingga penyelamatan lingkungan global secara komprehensif.
[TOS]
Related Posts
- Komisi I Minta Pendataan Masyarakat Lebih Teliti demi Keadilan Penyaluran Bansos
- Kesenjangan Fasilitas Sekolah Masih Terjadi, Komisi IV DPRD Samarinda Minta Pemerataan
- Bertransformasi Jadi Sekolah Garuda, Asrama dan Fasilitas SMAN 10 Samarinda Dibenahi
- Hadapi Tantangan PHK, DPRD Dorong Disnaker Perluas Akses Lowongan Kerja
- KONI Kaltim Respons Keluhan Atlet, Salurkan Bantuan Mesin Potong Rumput untuk Lapangan Hoki






