Samarinda
Makmur HAPK Ingatkan Eksistensi IKN Harus Dibarengi dengan Pembangunan Masyarakat Kaltim
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kaltim masih terus menjadi perbincangan hangat. Tak hanya di daerah, namun sampai nasional. Pemprov Kaltim bersama pemerintah pusat pun beberapa kali telah meninjau langsung lokasi yang direncanakan segera dibangun IKN.
Ketua DPRD Kaltim, Makmur HAPK juga ikut menanggapi perihal pemindahan IKN ini. Mantan Bupati Berau itu berharap agar pembangunan IKN bisa sejalan dengan pembangunan masyarakat Kaltim.
"Ironis sekali ketika IKN resmi pindah ke Benua Etam namun pembangunan masyarakatnya masih tertinggal," ungkap Makmur pada Jumat (22/4/2021) di Pendopo Etam, Kantor Gubernur Kaltim.
Politisi dari Fraksi Golkar ini juga meminta sinkronisasi kabupaten dan kota penyangga IKN seperti Samarinda, Balikpapan, Kukar, dan PPU. Agar bisa berjalan secara beriringan. Tidak ada 1 daerah yang berjalan sendiri. Sinkronisasi program kegiatan menurutnya juga harus diperhatikan.
Baca Juga: Otorita IKN Gandeng Aparat Tindak Tegas Tambang Batu Bara Ilegal di Tahura Bukit SoehartoBaca Juga: Pulihkan Tahura Bukit Soeharto dari Perambahan, Otorita IKN Gandeng Unmul Tanam Pohon di KM 65View this post on Instagram
Termasuk sertifikasi tenaga kerja. Jangan sampai ketika IKN resmi berdiri, masyarakat masih tertinggal dalam hal pekerjaan. OPD terkait bisa mulai merencanakan bagaimana untuk menyediakan tenaga kerja berkualitas.
"Jadi saya ingin pembangunan IKN itu sejalan dengan pembangunan masyarakat Kaltim," tegasnya.
Jika ada kendala, penting baginya untuk bisa dikomunikasikan segera. Jika memang ada tugas-tugas tertentu dari Pemkab atau Pemkot, bisa disampaikan dan dijembatani.
[YMD | RWT | ADV DPRD KALTIM]
Related Posts
- Momen Bersejarah, IKN Jadi Titik Pemantauan Hilal Ramadan 1447 H untuk Pertama Kalinya
- Pelayanan Dasar di IKN Dipastikan Siap Dukung Perpindahan ASN ke Nusantara
- Kenapa Pengiriman Alat Berat Sering Menjadi Masalah dalam Proyek Konstruksi?
- BRIDA Kaltim Dorong Desentralisasi Asimetris dan Skema Kompensasi Daerah Dampak IKN
- TPST 1 IKN Olah Sampah Jadi Energi, Kapasitas 74 Ton per Hari








