Kaltim
Parpol Baru Bermunculan Jelang Pemilu, 9 Sudah Melapor ke Kesbangpol
Kaltimtoday.co - Meskipun pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada tahun 2024 tinggal dua tahun lagi, namun saat ini sejumlah partai politik (parpol) baru mulai bermunculan, tidak terkecuali di Provinsi Kaltim.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Sufian Agus didampingi Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, Ahmad Firdaus Kurniawan menjelaskan sampai April ini sudah ada sembilan parpol baru yang telah melaporkan diri.
“Sampai ini, sudah ada sembilan Parpol baru yang telah melaporkan keberadaannya ke Kesbangpol Kaltim,” sebut Sufian Agus, Rabu (13/4/2022).
Adapun kesembilan Parpol baru yang sudah melapor ke Kesbangpol Kaltim, lanjut Sufian Agus, Partai Gelora, Partai Indonesia Bangkit Bersatu, Partai Nusantara Kalimantan Timur, Partai Ummat, Partai Buruh, Partai Kedaulatan Rakyat, Partai Indonesia Damai, Partai Emas dan Partai Kebangkitan Nusantara.
“Setiap Parpol baru yang akan menjadi peserta Pemilu 2024 wajib melapor atau terdaftar di Kesbangpol sebelum mengikuti tahapan Pemilu yang akan dilaksanakan oleh KPU. Meskipun legalitas mereka sudah terdaftar di Kemenkumham RI,” tandas Sufian.
Pelaporan kepengurusan partai politik, lanjut Sufian, dilaksanakan secara berjenjang dengan melengkapi persyaratan administratif yang meliputi nama, jabatan pengurus, nama partai politik, tingkat kepengurusan, SK kepengurusan, alamat kantor sekretariat dan surat pernyataan pengurus tidak merangkap sebagai anggota partai politik lain.
“Kalau semua persyaratan sudah lengkap, barulah parpol baru diberikan surat keterangan dari Badan Kesbangpol Kaltim. Kalau soal keikutsertaan dalam Pemilu mendatang, itu ada mekanisme lain sebagaimana aturan berlaku dan dilakukan oleh pihak KPU,” jelas Sufian Agus.
[RWT | ADV DISKOMINFO KALTIM]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Kritik Trump Tangkap Presiden Venezuela, Megawati Soroti Neokolonialisme di Rakernas I PDI Perjuangan
- Hadapi Potensi Bencana 2026, Dinsos Kaltim Siapkan 12.500 Bantuan Paket Logistik
- Surat Terbuka untuk Andi Harun: Membangun Peradaban Lewat Perpustakaan
- Wacana Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD, Seno Aji Akui Biaya Pilkada Langsung Lebih Besar
- Dosen Unmul Kritik Pilkada Lewat DPRD, Sebut Potensi Hidupkan Kembali Orde Baru









