DPMD KUKAR
Pemkab Kukar Tunjuk Eka Wahyu Jadi Pj Kades Sungai Meriam, Pastikan Pemerintahan Desa Tetap Stabil
Kaltimtoday.co, Tenggarong - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memastikan roda pemerintahan Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, tetap berjalan pascawafatnya Kepala Desa definitif, almarhum Rojali, pada Mei lalu.
Bupati Kukar, Edi Damansyah resmi menunjuk dan mengukuhkan Eka Wahyu sebagau Penjabat (Pj) Kades, Kamis (19/6/2025).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto mengungkapkan, penunjukan Pj Kades dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan untuk menjamin keberlangsungan pemerintahan desa.
“Ketika kepala desa meninggal dunia, mengundurkan diri, atau diberhentikan sebelum masa jabatannya berakhir, maka posisi tersebut wajib segera diisi oleh seorang Pj dari kalangan PNS agar pemerintahan desa tetap berjalan,” jelas Arianto.
Ia menjelaskan, masa jabatan Pj Kades maksimal satu tahun. Namun, jika masa jabatan kepala desa yang tersisa lebih dari satu tahun, maka dalam waktu enam bulan wajib dilaksanakan Pemilihan Antarwaktu (PAW).
“Masa jabatan Pj maksimal satu tahun. Tetapi bila sisa masa jabatan lebih dari satu tahun, dalam enam bulan harus dilakukan pemilihan kepala desa antarwaktu,” sebutnya.
Penunjukan Eka Wahyu diharapkan mampu menjaga stabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Harapan kami, dengan dilantiknya Eka Wahyu, seluruh kegiatan pemerintahan desa dapat berjalan dengan baik. Secara administratif maupun pelaksanaan program kerja, semuanya diharapkan tertata dengan baik. PJ juga harus mempersiapkan proses PAW sesuai jadwal,” tandasnya.
[RWT | ADV DPMD KUKAR]
Related Posts
- Cara Cek Lokasi Orang Lain lewat Google Maps secara Real-Time dan Akurat
- Gandeng Baznas, Kemdiktisaintek Buka Beasiswa untuk 200 Mahasiswa Palestina Kuliah di Indonesia
- Kirim 430 Atlet ke Asian Games 2026, Presiden Prabowo Janjikan Bonus Rp3 Miliar dan Minta Pelatih Diberi Kenaikan Pangkat
- Insentif Guru Non-ASN Kukar Belum Cair, Disdikbud Minta Sekolah Percepat Rekonsiliasi Data
- Intrusi Air Laut Meningkat, Lima IPA di Samarinda Kurangi Jam Operasional









