Samarinda
Pemkot Dianggapp Punya Pertimbangan Tersendiri, Markaca Pastikan Siap Dengarkan Pendapatan dengan IPTM
Kaltimtoday.co, Samarinda - Sejak dilayangkannya surat perihal pembersihan aktivitas jual beli di sepanjang Tepian Mahakam, membuat rencana Pemkot Samarinda kembali mendapat sorotan publik. Terutama dari Ketua Ikatan Pedagang Tepian Mahakam (IPTM), Hans Meiranda Ruauw mengaku pihaknya telah bersurat ke Sekretariat DPRD Samarinda.
Pihaknya mengusulkan untuk diadakannya rapat dengar pendapat (RDP) bersama wakil rakyat, agar 27 pedagang IPTM yang sebelumnya dibina tak ikut dihentikan aktivitasnya berjualan di Tepian Mahakam.
Menanggapi hal ini Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Markaca mengaku siap jika harus memberikan fasilitas terhadap para PKL. Hanya saja surat yang dilayangkan oleh IPTM memang belum sampai ke pihaknya. Diketahui, pada Rabu, 28 September 2022 kemarin, namun hingga diakhir September lalu memang belum ada sampai ke pihaknya. Namun Politikus Partai Gerindra ini mengakui Pemkot Samarinda sudah pasti, tidak ada niatan untuk menghilangkan sumber penghasilan para pedagang.
“Pemkot pasti memiliki skema penertiban yang solutif. Yang perlu dipahami, ini ukan penggusuran, tapi penertiban supaya tertib berjualan di tempatnya," ucap Markaca.
Sebab menurutnya setiap kebijakan yang diambil oleh Wali Kota Samarinda sudah pasti didasari dengan sejumlah pertimbangan serta perhitungan yang terukur. Sehingga adanya permintaan untuk relokasi tersebut, sebenarnya memang tidak mudah diwujudkan, di tengah keterbatasan lahan yang dimiliki Pemkot Samarinda.
“Jelas itu perlu persiapan, makanya sementara ditertibkan dulu, tapi saya kira pemerintah kota mengambil kebijakan itu untuk masyarakat umum juga kok. Saya yakin pak wali kota itu pasti akan menyiapkan sarana prasarana yang baik, suapaya PKL berjualan itu memang pada tempatnya," demikian Markaca.
[PAS | NON | ADV DPRD SAMARINDA]
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Related Posts
- Kemenaker Targetkan Pembahasan UMP 2027 Tuntas Akhir November 2026
- Sengketa Bagi Hasil Rp25,9 Miliar, Petani Tim 37 Kaubun Menanti Putusan Banding
- Rudianto Amirta Dilantik Jadi Rektor Unmul, Kemendiktisaintek Minta Kampus Perkuat Kontribusi
- Karhutla Berulang di Kalimantan, Koalisi PWYP Tagih Akuntabilitas Pemerintah dan Pemegang Izin
- Disnaker Tolak Pencatatan SPK Unmul, Serikat Pekerja Siapkan Sanggahan Ketiga hingga Rencana Hukum Lanjutan









