Kaltim
Pemprov Kaltim Alokasikan Dana Rp 350 Miliar untuk Tangani Virus Corona Covid-19
Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemprov Kaltim bakal mengalokasikan anggaran khusus untuk penanganan wabah virus corona Covid-19.
Plt Sekprov Kaltim M Sabani menyebut, Pemprov Kaltim sebelumnya sudah mengalokasikan anggaran Rp 33 miliar. Selain itu, ada pula pemfokusan ulang anggaran yang totalnya Rp 350 miliar untuk Covid-19. Sehingga totalnya sebanyak Rp 385 miliar.
"Untuk yang lebih prinsip," tegas M Sabani usai menggelar konferensi video dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat (3/4/2020).
Baca Juga: Tren Karhutla Mulai Turun, BPBD Kaltim Sebut Kabut Asap Masih Ganggu Aktivitas Warga KaltimView this post on InstagramBaca Juga: Karhutla Berulang di Kalimantan, Koalisi PWYP Tagih Akuntabilitas Pemerintah dan Pemegang Izin
Dari konferensi video itu, terang Sabani, ada beberapa tindaklanjut yang akan dieksekusi. Seperti, proses pengadaan barang (alat kesehatan/alat pelindung diri) produksi yang berbeda-beda dengan kondisi rebutan, maka harga berbeda pula. Sehingga perlu ada perlindungan hukum yang jelas sebab harga yang berbeda di masing-masing rumah sakit.
"Kami masihrragu memakai produksi yang belum distandardisasi. Walaupun harga relatif murah tapi mengkhawatirkan," ujarnya.
Seperti diketahui, Kemendagri menerbitkan kebijakan terkait realokasi anggaran pemerintah daerah untuk penanganan virus corona Covid-19. Kebijakan ini membuat pemerintah di daerah bisa menggeser sejumlah alokasi anggaran untuk kemudian dialihkan demi percepatan penanggulangan wabah virus corona Covid-19.
[TOS]
Related Posts
- Dua Tahun Masa Bakti DPRD Balikpapan, AMSI Kaltim Gelar Diskusi Publik Evaluasi Kinerja Legislatif
- Sebanyak 26 SMA/SMK Tidak Kebagian Seragam Gratis, Ada Sekolah Tak Terima Murid Baru
- Progres Kilang Balikpapan Capai 99 Persen, Menteri Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
- Genjot Kedaulatan Energi, Menteri Bahlil Resmikan Dua Proyek Gas Lepas Pantai di Kaltim
- Raih Penghargaan TPAKD Wilayah Kalimantan, Pemprov Kaltim Utus Karo Ekonomi ke Jakarta









