Nasional
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelaksanaan
Kaltimtoday.co - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan sejumlah penyesuaian mekanisme distribusi. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan gizi penerima manfaat tetap terpenuhi tanpa mengganggu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan pihaknya telah merancang empat skema utama agar pelaksanaan program tetap efektif di berbagai daerah dengan kondisi sosial yang berbeda.
Skema pertama diterapkan di wilayah dengan mayoritas penduduk menjalankan puasa. Di daerah ini, makanan yang diberikan kepada siswa sekolah disiapkan dalam bentuk menu yang tahan lebih lama sehingga dapat dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa.
Sementara itu, skema kedua berlaku di wilayah dengan mayoritas masyarakat tidak menjalankan puasa. Di daerah tersebut, layanan MBG tetap berjalan seperti biasa dengan makanan disajikan segar sesuai jadwal makan reguler.
Skema berikutnya menyasar kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Program pemberian makanan bergizi untuk kelompok ini tidak mengalami perubahan selama Ramadan karena kebutuhan nutrisi harian tetap harus terpenuhi secara rutin.
Skema keempat diterapkan di lingkungan pesantren melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pelayanan tetap berlangsung normal, namun waktu distribusi makanan digeser mendekati waktu berbuka puasa agar lebih sesuai dengan aktivitas santri.
Selain mengatur mekanisme distribusi, BGN juga menyiapkan strategi pengendalian pasokan dan permintaan pangan untuk menjaga stabilitas harga di pasar. Jika terjadi lonjakan permintaan terhadap komoditas tertentu, pemerintah akan mengalihkan kebutuhan ke produk pengganti. Sebaliknya, bila permintaan menurun, konsumsi akan didorong agar harga tetap stabil.
[RWT]
Related Posts
- 100 Anak di Cirebon Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Keracunan Makanan MBG
- Sembilan Kampus Siap Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Jakarta Hari Ini
- Layanan MBG Belum Menjangkau Siswa Loa Kumbar, DPRD Desak Pemerataan Program
- Resmi Berlaku Hari Ini, BGN Ubah Insentif SPPG Jadi Rp2.000 per Porsi Makanan
- Kasus Korupsi Program MBG Capai Rp10 Triliun, Kejagung Pelimpahan Enam Tersangka dan Barang Bukti







